Kamis, 11 Januari 2018

Berjuang Melawan Hyperemesis Gravidarum



Ini postingan saya yang pertama di tahun 2018. Semoga di tahun yang baru ini, tersulut juga semangat saya untuk menjalani tahun ini dengan semangat positif. 

Sejak positif hamil ketiga kalinya dengan hyperemesis gravidarum di september 2017 yang lalu, kondisi badan saya benar-benar up & down. Mual dan muntah yang hadir sepanjang hari selama hampir 5 bulan ini lumayan menguras stamina saya. Muka saya yang kucel dan berantakan menjadi pemandangan anak-anak setiap hari di rumah. Beberapa tetangga yang melihat keadaan saya yang pucat, terkadang ikutan miris dan heran, kok bisa morning sickness separah saya?? Hamil kok seperti orang yang sakit.


Di bulan ketiga kehamilan terjadi pendarahan di mata saya karena otot mata terlalu tegang disebabkan terlalu seringnya saya muntah-muntah. Kedua mata saya jadi memerah darah. Saya sendiri tidak terlalu merasakan sakit di mata, tapi orang-orang yang melihat jadi ngeri melihat mata saya yang memerah itu. Pendarahan di mata saya itu hilang dengan sendirinya tapi butuh waktu 1-2 minggu. Memang sedikit menganggu fungsi penglihatan saya. Supaya enakan, saya lebih banyak tiduran dan memejamkan mata. Di kehamilan Ikhfan, saya juga mengalami hal ini.

Senin, 13 November 2017

De Javu dengan Hyperemesis Gravidarum


Setiap kali tahu kalau ada teman, keluarga atau kenalan saya yang hamil, saya selalu menanyakan pertanyaan yang sama, “mual atau muntah enggak di awal kehamilan?”

Ternyata dari banyak perempuan hamil yang saya tanyai tidak semuanya mengalami mual dan muntah di awal kehamilan. Ada yang serasa tidak hamil karena tidak merasakan mual dan muntah, rasanya biasa saja bahkan cenderung jadi doyan makan. Kalaupun ada yang mual dan muntah kebanyakan hanya terjadi di pagi hari saja selanjutnya tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Dan hanya 1-2 orang saja yang bercerita kalau mual dan muntahnya agak parah. Tidak banyak yang tahu tentang kemungkinan perempuan hamil terserang hyperemesis gravidarum.

Hyperemesis gravidarum adalah morning sickness yang parah yaitu ketika perempuan hamil mengalami mual dan muntah lebih dari 5 kali dalam sehari dan rasa mual berlangsung terus menerus sepanjang hari sehingga makanan susah masuk. Saya pernah menulisnya di sini.

Minggu, 24 September 2017

Mengenal Hyperemesis Gravidarum

Ketika mendapati test pack ada garis merahnya dua, pastinya ibu-ibu yang menanti kehamilan akan seneng campur deg-degan. Biasanya saat ketahuan telat datang bulan, usia kehamilan sudah memasuki minggu keenam atau ketujuh. Selanjutnya yang kemudian datang adalah morning sickness. Kalau orang Jawa bilangnya sih, ngidam. Pokoknya si ibu hamil akan mual-mual bahkan terkadang diikuti dengan muntah. Penyebabnya macam-macam, pada tiap ibu hamil akan berbeda pencetus mual dan muntahnya.

Morning sickness biasanya datang di trimester pertama kehamilan. Pada umumnya ibu hamil ketika mengalami morning sickness akan mual dan muntah 1-2 kali sehari. Jika ibu hamil mengalami mual dan muntah lebih dari 10 kali dalam sehari patut diwaspadai dia mengalami hyperemesis gravidarum

Apa itu hyperemesis gravidarum?