Langsung ke konten utama

ikhsan genap 9 bulan


ikhsan our beloved son
bulan ini ikhsan genap 9 bulan. Ga terasa dah gede anak ibu dan bapak. Di usia 9 bulan ini banyak hal yang dah bisa dilakukan ikhsan. Seneng deh tiap hari bisa lihat setiap perkembangan ikhsan :)

1. merangkak
2. belajar berdiri sendiri
3. duduk tegak
4. memegang sendok
5. rambatan
6. mengambil objek kecil pake jempol dan telunjuk
7. mencet semut yg lagi jalan
8. giginya nongol 6
9. mulai seneng banget kalo dibacain buku
10. Dah mulai bicara, "maem...maem" dan teriak2 kalo ga sesuai keinginan ikhsan
11. jabat tangan
12. dada kalo ibu/bapak berangkat kantor
13. hobi gigit2 pundak ibu-nya
14. melepas topi dan sepatu sendiri

Komentar

Bundanya Nay dan Carissa mengatakan…
Wah Ikhsan udh besar ya....Semoga menjadi anak sholeh & kebanggaan ibu bapak ya sayang, amiin
Redaksi Penemu mengatakan…
Tiap ngebaca orang yang punya anak beranjak besar, rasanya mereka itu senang banget sambil memperhatikan pertumbuhan sang anak. Redaksi Penemu cuman bisa membaca..

salam,
http://penemu.blogspot.com/
Vera mengatakan…
Waah...Ikhsan udah 9 bulan yah..makin lucu ma ngegemesin ajah...

Hati-hati tuh...udah mulai mo ngejelajah kemana2, barang2 yg berbahaya dan gampang pecah mulei disingkirin hahaha....
bundAzkaFaqih mengatakan…
wahhh slmt ulbul yaaa ikhsan..

udah jago deh dah mule ngomong yaaa..ayooo maen ama mas azka yo
Anonim mengatakan…
Assalamu'alaikum wrwb...
Barokallahu, nanda ikhsan... smoga makin tambah teruzzz kepandaiannya, mnjadi pelipur jiwa bunda dan ayah, ;)

sing sehat, apik-apik, foreperrr, yah... :)

salam sayang dari ummi riry, n abang azzam, :)

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…