Langsung ke konten utama

ikhsan genap 1 taon

sebenarnya ikhsan genap berusia 1 tahun pada tanggal 30 juni, tapi tasyakurannya kita adain hari sabtu tanggal 28 kemaren. Alasannya karena pada sabtu kemaren mama rahma hari terakhir libur ngantor, jadi biar mama bisa ikutan dateng, tasyakurannya kita majuin.
Anak-anak TPA udah kita undangin supaya bisa hadir hari sabtu jam 4 sore.

wah rasanya seneng dan heboh nyiapin tasyakuran ikhsan karena yang riwueh cuma ibu ikhsan. Bapak ikhsan dah ga punya waktu untuk ngurus- maklum kerjaan kantornya bejibun dan pulang sore terus- Alhasil semua konsep acara cuma ibu ikhsan aja yang ngerancang, bapak ikhsan manut. "Wis acara tasyakuran ikhsan terserah jeng aja," gitu katanya.

siip deh, akhirnya ibu ikhsan yang sibuk. Awalnya ibu ikhsan bikin design untuk goody bag-nya. Ada poto ikhsan yang lagi gaya plus hiasan balon2, biar terkesan ceria. Abis itu masukin ke percetakan- kebetulan ada temen ibu ikhsan yang bersedia membuatnya dengan kilat karena cuma 5 hari selesai- Sempat deg-degan juga, karena goody bag pesenan jadinya mepet banget. Hari sabtu pagi baru jadi padahal acaranya sabtu sore, kebayang kan bakal kesusu-tergesa2 masukin makanan dan snack ke goody bag.

sabtu pagi setelah ambil goody bag pesenan, ibu ikhsan langsung berkutat di dapur bikin brownies kukus 2 loyang. Tapi ikhsan kayaknya ga mau kalah, jadi ikutan riwueh di dapur. Bukannya mbantuin tapi malah nggangguin. Mulai dari ngerebut coklat dan dibuat maenan, megang2 mixer, mainan tepung, berusaha megang kompor..., wah pokoknya acara bikin browniesnya heboh. Yang bikin rada gondog tuh, pas mau ngukur loyang ke2 gas-nya abis. Wih.., mesti nunggu bapak ikhsan beli. Sambil nunggu gas-nya dateng, ada waktu untuk maen2 sama ikhsan.

untungnya mama datang mbantuin, jadi snack dan makanan bisa langsung masuk ke goody bag. Kita nyiapin 50 biji , semoga aja cukup. Acara mbungkus doorprise aman dari gangguan ikhsan karena dia bobo siang.
Jam 1/2 4 sore semuanya dah beres dan siap diangkut ke mesjid. Anak-anak TPA dah pada bersliweran lewat di depan rumah. Wah dah pada siap tuh. Malah ikhsan-nya yang ga ngeh, wong diajak berangkat ke mesjid ga mau, pengen maen di rumah sama eyang.
"Ikh...saan," Lina berteriak manggil ngajak berangkat. Lina, anak tetangga depan rumah yang saban harinya jadi temen maen ikhsan. Sore itu dia berpakaian busana muslim komplit dengan jilbab mungilnya, kliatan cantik. Beda banget dengan kesehariannya yang rada lecek karena sering maen tanah dan ke sawah.

"ikhsan ayok, berangkat. Tuh mba Lina dah siap," ibu ikhsan berusaha mbujuk ikhsan yang angot2an.
dengan tatapan mata heran, ikhsan ngeliat ke ibu ikhsan dan mau langsung digendong. Berhasil deh, ngajak ikhsan berangkat.

sampai di mesjid ternyata dah banyak anak2 yang dateng. Lebih banyak dari biasanya. Seneng deh, lihat antusiasme anak-anak. Ikhsan dah teriak2 seneng lihat banyak anak2 disana. Bekal dari rumah dah diangkut sama bapak ikhsan dibantu eyang.
Acara dimulai jam 4 tet. Yang didaulat jadi MC, mama rakhma. Acara dimulai dengan membaca Al-Fatikhah dan mama memperkenalkan kami sekeluarga plus lokasi rumah kami- secara kami warga baru disana, baru 10 bulan. Bapak ikhsan kebagian tugas jadi tukang sorot dengan handycam di tangan. Setelah itu disusul dengan pembagian doorprise dipimpin bapak ikhsan, tugas tukang sorort pindah ke tangan ibu ikhsan. Nah si Ikhsan ga mau anteng pas acara ini. Jalan kesana-sini, sambil teriak-teriak seneng.

Bapak ikhsan ngasi pertanyaan lucu2. Kayak gini., " siapa yang tahu nama lengkap ikhsan?"
anak-anak pada celingukan ga tahu. Akhirnya dikasih pilihan," 1. ikhsan pratama 2. ikhsan idol," semua pada ketawa. " 3. ikhsan gita pramesthi."
si Dila (tetangga samping rumah) langsung mengacungkan jari, " ikhsan gita pramesthi," teriaknya.
"ya bener...,mba dila dapat doorprise, ayo ikhsan yang ngasih," kata bapak ikhsan.
ikhsan berjalan maju, bukannya ngasih doorprise eh malah ngerebut doorprisenya. Wekekek jadi pada rebutan doorprise di depan.n Ikhsan ga mau ngasih doorprisenya.

akhirnya 6 buah doorprise habis dibagikan. Anak-anak pada seneng kayaknya. Trus Acara ditutup dengan doa yang dipimpin bapak ikhsan. Semua yang hadir meng-amini.
sebelum acara usai, kita sempatin nyanyi lagi selamat ulang tahun buat ikhsan. Pas kita semua nyanyi, ikhsan ikutan tepuk tangan sambil ketawa2...,duh lucu banget deh.

selesai nyanyi, anak-anak menyalami ikhsan dan dibagi goody bag. Alhamdulillah acara sukses dan anak-anak seneng semua.

selamat ulang tahun ya nak..., doa ibu dan bapak menyertai. Semoga kamu jadi anak yang sholeh, berbakti pada ibu dan bapak, berguna bagi umat dan hidupmu kelak barokah. amiiin.

terimakasih buat mama rakhma dan eyang yang dah ikutan capek mbantuin.

poto dan videonya belum bisa dipajang karena masih dibawa bapak ikhsan. Nyusul aja yach?

Komentar

Anonim mengatakan…
Ikhsan...Happy Birthday ya saayyyaaanggg duuhh udah 1 tahun yaa..ulang tahun pertama nehhh

semoga panjang umur, sehat selalu jd anak yg pintardan sholeh yaaa amiiinnnn....

tasyakurannya ramee yaaa...mana neh ngga ada fotonnyaaaaa...
ENDRIYANI mengatakan…
Selamat Ulang Tahun yang pertama nich Ikhsan...
S'moga panjang umur...Sehat selalu...tambah pinter...dll dech yang terbaik buat Ikhsan...Amin
Vera mengatakan…
Ikhsan, met ulang taun yg pertama yaa...moga jd anak soleh. amin.

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…