Rabu, 13 Agustus 2008

3 tahun sudah....


Tak terasa 3 tahun sudah kami –saya dan mas- berbagi suka dan duka. Bentangan hari yang kami lalui sungguh mengesankan. Tanggal 14 Agustus 2005 adalah hari dimana mas mengucapkan ijab qabul dengan bapak saya. Sungguh haru kala itu mendengar mas dengan mantap menerima nikah saya dari bapak. Tak ada keraguan dari kalimat yang diucapkan mas di depan naib dari KUA. Waktu itu saya sempatdeg-degan, tapi mas kayaknya tidak deg-degan alias muantap.

Selang seminggu setelah menikah, mas harus kembali ke bandung untuk menyelesaikan kuliah S2 di ITB. Waktu itu rasanya sedih juga ditinggal suami hiks..hiks karena membayangkan akan menghabiskan masa cuti menikah sendirian. Alhasil selama seminggu setelah menikah saya hanya sendirian. Sepi dan ga enak banget, saya pun sempat uring-uringan sama mas. Tapi mas menanggapi dengan “damai” alias ga ikut-ikutan senewen.
“sabar ya jeng…,besok setelah ujian semester selesai pasti mas pulang ke djogja,” begitu janjinya.
Hampir 1 tahun kami terpisah. Saya di djogja dan mas di bandung. Dan masa-masa itu seru kalo diingat karena kala itu kami harus rela melek malam-malam demi mendapat tarif murah untuk saling bertelepon. Setiap jam 3 pagi dering telpon seluler saya sudah berbunyi. SMS dari mas yang rutin membangunkan saya untuk sholat malam. Usai sholat malam, barulah mas menelpon dan waktu 1 jam pun berlalu untuk saling ngobrol dan ketawa-ketiwi. Menjelang subuh barulah acara telpon-telponan usai karena adzan subuh sudah memanggil kami untuk sholat. Dan setelah sholat subuh, bisa ditebak kalo saya ngantuk berat dan tidur lagi sampai jam 6 pagi dan baru siap-siap ke kantor selepas jam 6.

Karena setiap hari ada acara telpon-telponan alhasil alokasi budget untuk pulsa pun membengkak. Tapi ga papa sih, wong dalam keluarga kan komunikasi penting (ini sih untuk ngayem-yemi hati aja karena membengkak-nya budget he2x) lagi pula kami belum punya tanggungan anak. Setelah menyelesaikan kuliah di Bandung, akhirnya mas diwisuda juga dengan predikat cumlaude. Wih seneng dan bangga rasanya ketika melihat mas berdiri ketika namanya disebut sebagai peserta wisuda yang cumlaude dalam acara wisuda sarjana & magister ITB tahun 2006. Saya ga pernah ngebayangin mas hanya punya 1 nilai B dalam transkrip Magister Sains-nya. Kata mas, selama kuliah di Bandung dia konsern belajar biar kuliahnya cepat kelar dan cepet balik Djogja ketemu sama istri tercinta.
"Dapat nilai bagus juga karena di support istri kok," ujar mas rada tersipu karena saya puji predikat cumlaude-nya. (wekekek..., saya sempat ge-er juga mendengar pernyataan2 mas itu)
dan di akhir tahun 2006 saya dinyatakan positip hamil. Duh...,senengnya kami menerima anugrah ini, setelah hampir 1,5 tahun menunggu. Rasanya lengkap kehidupan keluarga kecil kami dengan kehadiran ikhsan di pertengahan tahun 2007. Semakin komplit kebahagian saya dan mas karena kami dapat membeli sebuah rumah mungil di tengah rimbunnya pohon-pohon dan hijaunya persawahan menjelang kelahiran ikhsan. Bagi saya, ikhsan dan mas adalah simponi kebahagian dalam hidup. Mas, dengan kesabarannya telah menggenapkan cinta saya padanya menjadi 100%. Saya dulu sempat tak bisa membayangkan cinta saya pada mas akan semakin bertambah setelah menikah dengannya. Kini tak ada hentinya saya bersyukur pada Allah karena telah menjodohkan saya dengan mas..., Alhamdulillah.
Semoga, kehidupan keluarga kecil kami senantiasa dilimpahi cinta, kasih dan sayang..
dan semoga rahmat Allah selalu terlimpah pada kami..
ami..iin

7 komentar:

Bunda Nayla mengatakan...

Selamat ya Entik..semoga selalu menjadi keluarga sakinah,mawaddah & warrahmah sampe kakek nenek, amiin

widie mengatakan...

happy anniversary yaaa....selamaatt semoga perkawinannya awet sampai au memisahkan...keluarganya jd keluarga yg sakinah mawadah waromah aminnnn

ceritanya seruuu banget nehhhh

Miming mengatakan...

congrats ya mbak... smoga langgeng selamanya n bahagia selalu...

sori aku baru buka kompi nih... pa kabarnya...? kita br akan di Yk next wik kalii...

astien mengatakan...

selamat ya jeng...semoga langgeng sampe maut memisahkan...

bener ceritanya seru...
berakit rakit ke hulu. berenang renang ke tepian ni ceritanya...

Anggorowati mengatakan...

selamat yah jeng.. smoga bahagia sellau bersama keluarga tercinta..amiiin

ENDRIYANI mengatakan...

Wah...telat nich...!!! Tapi gak ada salahnya kan ngucapin sekarang....hehehe

Happy Anniversary yah...S'moga bahagia selalu...panjang jodohnya...dlll pokoknya yang terbaik ya...Amin...

Mama Azka mengatakan...

Selamat ultah pernikahan ya, Jeng, moga jd keluarga sakinah mawadah warrahmah. Nambah momongan lagi. amin

Wah, sama tuh, seminggu abis nikahan langsung ditinggal hehehee...tp ga papa yah, kan klo ketemu jadi kangen2an.