Langsung ke konten utama

perkedel kentang sayuran

beberapa hari yang lalu ikhsan ga doyan sayuran. Setiap kali disuapin nasi plus sayur langsung dilepeh gitu aja. Wih, saya yang udah susah payah masak buat ikhsan sedih juga ngeliat ikhsan ngelepeh sayuran hiks..hiks. Setelah puter otak nyari ide, akhirnya saya kemaren mbikinin ikhsan perkedel kentang sayur. Berhubung ikhsan seneng ma perkedel, jadi sayurannya saya campurin di perkedel-nya biar masuk juga tuh sayuran ke badan ikhsan. Alhamdulillah berhasil. Nah, buat temen2 yang punya anak susah makan sayur, mungkin bisa juga nyobain resep ini.

Perkedel Kentang Sayuran
bahan:
3 butir kentang
4 lembar daun bayam
3 batang buncis
brokoli
1/4 buah wortel potong dadu
1 buah telur kocok
bumbu halus
1 siung bawang putih
garam secukupnya

cara:
kentang dikupas dan direbus (ini bisa juga diganti ma tahu putih yang dihancurin). setelah direbus dihaluskan dan dicampur bumbu halus serta sayuran yang sudah dicincang. Kemudian dibentuk bulat-bulat, celupkan dalam kocokan telur dan digoreng. Tralala..., jadi deh, cuma butuh waktu 20 menit.

nah kalo resep yang satu ini, buat yang lagi ga doyan makan nasi dan sayur. Karbohidrat dari nasi diganti kentang, protein-nya telor dan sayuran.

omelet sayur
bahan:
2 buah telor
1 kentang yang sudah direbus dan dipotong dadu kecil2
4 lembar daun kangkung dicincang kasar
1/4 potong wortel diiris dadu kecil2
2 batang buncis diiris tipis2

bumbu halus
1 siung bawang putih
garam secukupnya

cara
kocok telur dan masukkan semua bahan terus digoreng deh sampai matang.

Komentar

obat jerawat herbal mengatakan…
maknyuzzzzzzzzzzzzzzzz.

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…