Rabu, 02 September 2009

bersyukur

tadi sempat ndengerin radio tentang petuah ramadhan. Kok mengena juga ya hikmah ceritanya? ceritanya gini,

ada seorang pekerja bangunan arip namanya, dia sedang melakukan pengecatan di gedung bertingkat. Ketika sudah berada di atas tangga dia lupa ada sesuatu yang akan disampaikan kepada temannya yang masih berada di bawah. Kemudian dia berteriak memanggil temannya.
"Uri..iip."
si urip yang berada di bawah tidak mendengar karena bisingnya suara di proyek itu. si arip memanggilnya sekali lagi.
"Uri..iip."
si Urip tetap tidak mendengar. Kemudian si Arip punya ide. Bagaimana kalau aku coba menjatuhkan sekeping uang logam di dekat Urip, pasti dia mau menengok ke atas, batinnya. Kemudian si Arip menjatuhkan sekeping uang logam tepat di dekat si Urip. si Urip mengambil uang itu dan memasukkannya ke kantong tanpa menengadahkan kepalanya ke atas.
si Arip kecewa, "aduh Urip kok cuma diambil to uangnya, aku yang melemparkannya dan kamu ga nyoba cari siapa yang menlemparkannya kepadamu."
tapi si Arip ga menyerah, dia mencoba melempar keping uang logam kedua dan tepat jatuh di dekat si Urip. Lagi-lagi su Urip cuma mengambil dan tidak menoleh kemana pun.
Akhirnya si arip punya ide. " Ah, aku lempar aja si Urip dengan batu kerikil, pasti dia akan menengadah ke arahku."
Kemudian si arip melemparkan kerikil tepat kena kepala si Urip dan si Urip langsung menengadahkan kepalanya ke arah si Arip. si Arip pun kemudian bisa menyampaikan pesannya kepad si Urip.

Ternyata, Allah telah banyak memberi kita nikmat namun kita sering lupa untuk bersyukur dan menengadahkan kepala untuk mengingat-Nya. Jadi tidak salah ketika Allah menyentilkan "cobaan" dalam kehidupan kita supaya kita selalu ingat kepada-Nya.
Mari bersyukur atas nikmat dan rahmat Allah yang telah diberikan kepada kita. Alhamdulillah....

11 komentar:

lidya mengatakan...

bersyukur itu perlu sekali ya mbak

IbuDzakyFai mengatakan...

hi hi, namanya sama kayak omnya faidzaky ....

Bener bgt soal bersyukur....trims bgt dah dingatkan ya

alumongga mengatakan...

Sip, apik temen critone mbak. Begitulah manusia jeng, giliran dikasih nikmat lupa sama yang Di Atas. Giliran dikasih bencana, baru deh inget, trus rajin beribadah. Semoga kita semua tidak dalam golongan itu. *ngingetin diri sendiri nih :-)

Iklan Baris mengatakan...

betul....setiap kita dapet rezeki, kita lupa akan yang memberi rezeki, tapi di kala kita tertimpa kesulitan, kita baru menengadah meminta bantuan kepada Sang Pemberi...emmmm emang manusia, tidak pernah mau bersyukur kecuali orang2 yang beriman ^_^

Iklan Gratis

May-Danis's Mom mengatakan...

Wahahaha... 'mengena sasaran' banget nih postingannya.. :)

Tp emang betul ya mom, Sbg ummat yg baik mestinya kita senantiasa bersyukur atas segala nikmat Allah.

Salam buat si ganteng ya :)

Bunda Farras mengatakan...

Betul banget tuh mbak .. semoga kita termasuk orang orang yang slalu bersyukur kepadaNya ya mbak

Desy Noer mengatakan...

mengena banget mbak..
Iya nich, aku juga masih sangat jaraaaaang banget bersyukur.

Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi manusia yang selalu diingatkan dan selalu bersyukur. amin

Novianti mengatakan...

Setujuuuuu...kata Allah barang siapa yang selalu bersyukur maka akan Aku tambahkan nikmat dari-Ku...dan barang siapa yang kufur maka azab-Ku sangat pedih...na'udzubillah

bunda zikra mengatakan...

wah mom thanks for sharing ya. iya bener terkadang kita suka lupa, tapi moga2 sampe gak kena musibah dulu baru ingat Allah. nauzubillah:(

ke2nai mengatakan...

mengingatkan kita u/ selalu bersyukur ya.. :)

CichaMamaShaina mengatakan...

cerita dan perumpaannya bagus, pas dan mengena.

Iya bener, makasih udah diingetin ya. Salam buat ikhsan :)