Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2009

dongeng sebelum tidur

rutinitas menjelang tidur yang jarang terlewatkan adalah mendongeng buat ikhsan. Saya biasa menceritakan kisah-kisah jaman nabi atau rasul seperti kisah raja abrahah dengan pasukan gajah-nya, sapi betina-nya bani israil, nabi yunus yang ditelan ikan paus sampai nabi yusuf yang dibuang ke sumur oleh sodara-sodaranya. Sejak ikhsan mulai "ngeh" diajak ngobrol, mungkin sekitaran umur 1 tahunan, saya rutin mendongeng menjelang ikhsan tidur.

cerita yang jadi favorit ikhsan adalah kisah raja abrahah dan sapi betina bani israil. Saking seringnya saya cerita tentang itu, sampai-sampai ikhsan hafal setiap kalimat, intonasi dan jeda yang saya ambil.
Sekarang di saat kami berdua sudah berbaring di kasur, saya terkadang meminta ikhsan bercerita kepada saya tentang raja abrahah atau pun sapi betina.

"ikhsan, ibu dicritani raja abrahah dik,"pinta saya sambil berbaring miring menatap ikhsan.
biasanya ikhsan tanpa mengiyakan permintaan saya langsung memulai ceritanya.
Dan inilah kisahn…

cukur

pergi ke salon atau ke tukang cukur rambut belum pernah dilakoni ikhsan. Setiap kali potong rambut, yang biasa jadi tukang cukur ya bapakna. Tapi akhir-akhir ini semakin susah nyukur rambut ikhsan. Si kangmas udah menyerah kalau disuruh jadi tukang cukur, maklum peralatan yang dipakaicuma sederhana jadi ga bisa cepet & rapi.

Akhirnya malam minggu kemaren saya dan mas bertekad ngajak ikhsan ke tukang cukur langganannya mas. Niat dalam hati mau "nggunduli" ikhsan. Alasan kita karena di kepala ikhsan banyak banget ditemuin biang keringat di rambutnya itu jadi tuh anak sering merasa kegatelan dan garuk-garuk kepala sampai lecet. Kasian kan?
sampai di tukang cukur, ikhsan mulai keder & ngajak pulang. Tapi begitu liat bapakna dicukur, ikhsan jadi anteng.

Nah giliran ikhsan mau dicukur langsung deh pecah tangisnya dan teriak2 ngajak pulang. Untung tukang cukurnya dah biasa nangani anak kecil yang ga mau cukur jadi santai aja liat tingkah ikhsan.
berhubung saya dah niat banget,…

oleh-oleh

hari sabtu kemaren kangmas pulang dari luar kota. Dulu biasanya kalau mas pulang dari luar kota saya & ikhsan pasti kebagian oleh-oleh. Nah karena hampir tiap bulan si kangmas keluar kota, jadi jarang deh menyempatkan diri beli oleh-oleh buat kita yang di rumah. Alasannya sih klise, jadwalnya padat dan ga sempat jalan-jalan. Padahal si ikhsan bisa dipastikan selalu menagih oleh-oleh tiap kali mas sampai rumah. Untuk mengantisipasi biasanya saya yang nyiapin oleh-oleh mainan buat ikhsan. Kalau pas njemput mas, tuh mainan saya bawa trus saya kasih ke mas dan begitu sampai rumah langsung deh kangmas kasih tuh maenan ke ikhsan. Ikhsan seneng banget," oleh-oleh," gitu teriaknya. hii... lucu kan?
Kalau sudah gitu, ikhsan pengennya nempel terus sama mas. Pengennya dolanan & njajal maenan barunya bareng sama mas. Kompak deh bapak sama anak..



Sekarang, kalau mas keluar kota saya nagih minta dibeliin oleh-oleh. Lha abisnya si kangmas suka ga kepikiran beli deh. Namanya juga p…