Langsung ke konten utama

cukur

pergi ke salon atau ke tukang cukur rambut belum pernah dilakoni ikhsan. Setiap kali potong rambut, yang biasa jadi tukang cukur ya bapakna. Tapi akhir-akhir ini semakin susah nyukur rambut ikhsan. Si kangmas udah menyerah kalau disuruh jadi tukang cukur, maklum peralatan yang dipakaicuma sederhana jadi ga bisa cepet & rapi.

Akhirnya malam minggu kemaren saya dan mas bertekad ngajak ikhsan ke tukang cukur langganannya mas. Niat dalam hati mau "nggunduli" ikhsan. Alasan kita karena di kepala ikhsan banyak banget ditemuin biang keringat di rambutnya itu jadi tuh anak sering merasa kegatelan dan garuk-garuk kepala sampai lecet. Kasian kan?
sampai di tukang cukur, ikhsan mulai keder & ngajak pulang. Tapi begitu liat bapakna dicukur, ikhsan jadi anteng.

Nah giliran ikhsan mau dicukur langsung deh pecah tangisnya dan teriak2 ngajak pulang. Untung tukang cukurnya dah biasa nangani anak kecil yang ga mau cukur jadi santai aja liat tingkah ikhsan.
berhubung saya dah niat banget, sembari gendong ikhsan saya minta tukang cukurnya untuk memulai "aksinya". Ga sampai 5 menit kepala ikhsan dah plontos & tangisnya pun mereda setelah acara cukurnya selesai.
"penak to? ora loro(enak kan, ga sakit)?" tanya tukang cukurnya.
ikhsan cuma jawab, "he eh." sambil senyum.

saya dan mas lega liat ikhsan senyum-senyum dan ga nangis lagi setelah keluar dari tempat cukur. Sepanjang jalan ikhsan memegang-megang kepalanya sambil ngomong dengan bangga," ican cukur kaya bapak."
Ga terlihat sisa-sisa ketakutan dan tangis bombay-nya ketika dicukur tadi.

before



after

Komentar

lidya mengatakan…
beda ya wajahnya sebelum dan sesudah dicukur
Vera mengatakan…
waaa..ikhsan..penampilan baru yah? apa ga kedinginan plontos gt? Jogja udah ujan belom
Motik mengatakan…
Habis dicukur jd enak kan ikhasan.. Adem, isis gitu hehehe.. Tapi kalo main keluar panas2an mesti pake topi ya Ikhsan, tar panas :). Kalo botak kan lebih berasa panasnya ke kulit hehe..
Desy Noer mengatakan…
hihihi...lucu nich diplontos gitu.

sama kayak zaheer, kalo acara cukur rambut mesti ada acara nangisnya.
Fitri3boys mengatakan…
tambah ganteng dan kelihatan lebih gemuk neh ikhsan..keren deh cukuran model gini emang cucuk deh ...
Bunda @ TingkahAnak.com mengatakan…
Wah, dicukur habis :D
Ummi Zalfa mengatakan…
Wah...model cukuran kayak gini bakal ngetrend lg coz mas Ikhsan yg jd model nya, ganteng deh!
ratnaningsih mengatakan…
walah itu mah namanya gundul beneran hehe.... muah yah nang

siiiippp Huebat deh dik ikhsan

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…