Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2010

rubik cube

pernah dengar rubic's cube? kubus kecil dengan berbagai warna yang bisa diputar-putar? permainan ini diciptakan oleh Erno Rubik dari Budapest Hongaria. Erno Rubik?dulunya adalah dosen di Akademi Seni Terapan dan Kerajinan di Budapest, Hungaria, dia menemukan mainan ini sekitar tahun 1974. Rubik dulunya adalah seorang perancang dan penemu yang sangat tertarik dengan bentuk geometry 3D. Dia bikin model untuk menyuarakan idenya tentang bentuk dan struktur. Awalnya Rubik merancang 3x3x3 kubus fleksibel, tapi merasa desainnya itu masih kurang mantab. Suatu hari di musim panas, Riubik sedang duduk-duduk di pinggiran sungai Danube, Rubik melihat batu-batuan di pinggir kali yang berbentuk bulat karena dibentuk oleh air. Bentuk dari bebatuan ini mengilhaminya. akhirnya Rubik merancang sebuah bentuk-bulat untuk interior dalem dari kubus mainan itu. Nggak lama setelah mengembangkan prototype, Rubik kemudian mempatenkannya. Dan ini butuh beberapa tahun persiapan untuk prototype p

jadi koki cilik

weekend minggu kemaren, saya iseng-iseng bikin kookies fingerfood buat ikhsan. Nih anak emang demen ama kokies made in ibu'na hehe.... berhubung akhir-akhir ini ikhsan susye banget maem sayur, jadi saya bikin kookies bayam. Saya mencampurkan bayam ke kookies. Bayamnya saya iris tipis-tipis dan saya isi-in ke kookies-nya. acara bikin kookies tambah seru karena ikhsan ngotot pengen ikutan bikin. "ikhsan bikin kue bu..," pintanya. awalnya saya ragu-ragu, ni anak mau bantu atau ngisruh ya? akhirnya saya kasih dia garpu dan saya kasih contoh mbentuk kookies. eh, ga nyangka ikhsan dengan cepet ngerti dan membentuk kookies dengan rapi. setelah kookiesnya jadi dan keluar dari oven.. ikhsan dengan pede langsung ngicipi sambil bilang,"ikhsan bikin kue..." saya dan mas tersenyum mendengar komentarnya. sementara itu krucil-krucil temen-temen ikhsan dah menunggu di depan rumah buat ngicipin tuh kookies. Pasalnya ikhsan woro-woro ke temen-temen maennya kalau ibu'n

untuk belahan jiwa-ku

belahan jiwa kujumpai kau kala mendung menutupi jiwaku kau seterang rembulan yang meredupkan amarah kau seperkasa mentari pagi sesegar embun yang menyejukkan hati kau secerah pelangi mewarnai jalan kehidupanku belahan jiwa ingin ku dekap kau dalam hembusan angin yang menerbangkan semua suka cita kita dalam cinta sampai ke langit ketujuh 05.01.10