Langsung ke konten utama

jadi koki cilik



weekend minggu kemaren, saya iseng-iseng bikin kookies fingerfood buat ikhsan. Nih anak emang demen ama kokies made in ibu'na hehe....
berhubung akhir-akhir ini ikhsan susye banget maem sayur, jadi saya bikin kookies bayam. Saya mencampurkan bayam ke kookies. Bayamnya saya iris tipis-tipis dan saya isi-in ke kookies-nya.

acara bikin kookies tambah seru karena ikhsan ngotot pengen ikutan bikin.
"ikhsan bikin kue bu..," pintanya.
awalnya saya ragu-ragu, ni anak mau bantu atau ngisruh ya?
akhirnya saya kasih dia garpu dan saya kasih contoh mbentuk kookies.
eh, ga nyangka ikhsan dengan cepet ngerti dan membentuk kookies dengan rapi.

setelah kookiesnya jadi dan keluar dari oven..
ikhsan dengan pede langsung ngicipi sambil bilang,"ikhsan bikin kue..."
saya dan mas tersenyum mendengar komentarnya.

sementara itu krucil-krucil temen-temen ikhsan dah menunggu di depan rumah buat ngicipin tuh kookies. Pasalnya ikhsan woro-woro ke temen-temen maennya kalau ibu'na bikin kookies. Alhasilnya kookies yang barusan keluar dari oven langsung diserbu anak-anak...
kata mereka," hmm.. enak."

giliran saya yang ge-er, mendengar itu hehe...

Komentar

Lidya mengatakan…
mau dong nyicipi
omietha mengatakan…
hmmm.. mau dong....

enak deh kyknya....

wah top bgt deh jago bikin kukis nih ibunya Ikhsan
bundanya i-an mengatakan…
ikhsan.... i-an mawu dong kuenya.....
Fitri3boys mengatakan…
mau iciiip juga donk kukisnya...
Motik mengatakan…
wah ikhsan calon koki nih :)
Pinter deh Ikhsan nggak ngerecokin ibu...
isma mengatakan…
yummyyyy.... rajin juga ya jeng bikin camilan gitu. seneng deh kalo aku jd tetanggane, melu incip2 hehe
LarasMom mengatakan…
nyasar di blognya mb entik eh ternyata tonggo dewe, hehe..q asli klaten ni, tp lg di Riau skr..ku add di list temen ya..lam kenal buat mas ikhsan yow dr Laras =)
Keke Naima mengatakan…
mauuuuuu!!! kapan2 kirimin ya :D
BunDit mengatakan…
Wah..nama kerennya spinach cookies dong hehehe. Kirim ke Bekasi dong kang Ikhsan....Rajin banget jeng bikin kue nya. Saya emang harus meniru ibu2 yang semangat memasak nih :-)

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…