Langsung ke konten utama

ultah eyang

long weekend kemaren kami kumpul-kumpul bareng keluarga. Mba ratna yang dari solo, mba mah dan adek saya yang di semarang mudik ke yogya. Duh senengnya rame dan bisa melepas kangen. Karena jarang-jarang kami bisa kumpul kayak gini.
Kami kumpul sekalian ngerayain ultah bapak kami-eyang- yang ke-69.
Acaranya cuma makan bersama dan kasih kado buat eyang. Plus doa bareng semoga eyang diberi kesehatan,keselamatan dan umur yang manfaat.
sehat terus ya eyang....


ini poto formasi (belum) komplit anak-bapak-cucu plus mantu(si bapakna ikhsan. Karena suami mba ratna & naufal ga ikut datang.

Komentar

Fitri3boys mengatakan…
Met ultah ke 69 buat eyangnya Ikhsan....Mengamin-kan Doa Ibune Ikhsan ajah dech...., biar gak komplit kumpulnya...pastinya tetep happy ya bisa kumpul - kumpul bersama...
Vera mengatakan…
met ultah ya buat eyang, masi seger tuh ya padaal udah 69 th, semoga sehat selalu
entik mengatakan…
@ibu Dzaky Fai, makasih doanya. Iya tetep seru kumpul bareng kakak adek

@vera: amin doanya, si eyang kliatan masih seger ya?hehe makasih
Zulfadhli's Family mengatakan…
Met milad buat Eyang nya Mas Ikhsan. Semoga sehat selalu. Amien

Kalo diliat2 Eyang pasti mudanya ganteng hehehe
Keke Naima mengatakan…
happy b'day buat eyangnya.. sehat selalu :)
entik mengatakan…
@jeng susan & mba mira: makasih doanya.
Desy Noer mengatakan…
ikutan ngucapin met ultah bwt eyang trcinta. Smoga stiap umurnya barokah.
isma mengatakan…
senengnya ya kl ngumpul gitu. met ultah ya eyang, smga sehat selalu yak jd bisa kumpul2 terus sama anak dan cucu-cucu amiiin.
Anggorowati mengatakan…
Met ultah eyang..smoga sehat sllau & panjang umur. amiiin
entik mengatakan…
@desy, isma, wati: tengkyu doanya..
BunDit mengatakan…
Sugeng tanggap warso Eyang. Senoga selalu sehat. Mana lilin nya Eyang? :D
BMX photo mengatakan…
selamat ULTAH Eyang ^^!
semoga selalu sehat 0_0

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…