Langsung ke konten utama

happy day


ah, ternyata benar sesudah kesulitan datang kemudahan. Allah dah menjamin itu..
nah sekarang saya merasakan kemudahan itu. Setelah hampir 2 minggu saya tanpa asisten sekarang ikhsan dapat mba yang baru. Namanya mba Walmi.
Sempat deg-degan juga, apa ikhsan langsung mau ya? pake acara jaim-jaim ga ya? Ternyata ketakutan saya sama sekali tidak terbukti. Ikhsan dengan gampang langsung mau diajak maen sama mba yang baru.
Alhamdulillah ga pake acara nangis-nangis, kok ya langsung aja mau maen di hari pertama si mba datang.

Kayaknya kami juga cocok sama si mba yang baru ini. Kesan petama adalah sopan dan pemalu. Yup semoga bisa awet dan krasan di tempat kami ya mba walmi..

jalan-jalan ke alun-alun kidul
hari minggu kemarin saya mengajak ikhsan melewatkan sore hari di alun-alun kidul kraton yogyakarta atau lebih terkenal dengan sebutan alkid. Sebenarnya kami sudah pernah maen ke sini beberapa waktu yang lalu tapi pas malem hari. Nah kemaren pengen nyoba kalau sore hari.

Alun-alun kidul ini terletak di sebelah selatan kraton Yogyakarta. Luasnya tidak seluas alun-alun utara yang berada di ujung jalan malioboro itu. Di alun-alun kidul sekarang sangat ramai. Makanan khas yang disediakan para penjual di sana adalah wedang ronde-ini minuman jahe, hangat deh-, ada juga jagung bakar, roti bakar dan aneka makanan lainnya.
Selain itu ada juga yang menyewakan tutup mata untuk permainan masangin yaitu memasuki diantara dua pohon beringin yang berada di tengah-tengah alun-alun dengan mata tertutup. Kebanyakan sih pada ga berhasil hehe..

ada juga yang menyewakan sepeda tandem tiga,becak mini dan kereta mini. kalau naek sepeda tandem 3 kita dah pernah nyoba makanya kemaren kita nyoba naek becak mini. Ikhsan dah girang banget begitu tahu mau diajak naek becak mini. Akhirnya jadilah kita menyewa becak mini seharga 15 ribu untuk empat kali muter alkid.
Mas jadi "tukang becaknya", saya dan ikhsan jadi penumpang. Wih.., asyiknya naek becak keliling alkid yang dibuai angin yang sepoi-sepoi..




Komentar

omietha mengatakan…
Syukurlah, Ikhsan sudah dapet mb yang baik, mg kerasan...

Wah, senengnya jalan jalan bertiga...

Tarik mang ... Kqkqkqkq
Unda Anggita mengatakan…
bunda... kangen Alkid... dulu waktu masih di Kotagede, kami kerap ke sana. kalau ayahnya Chiya bisa pulang jam setengah lima, dan Chiya sudah rapi-hali, kita langsung meluncur ke sana deh! duh, jadi kangen suasana Ramadhan di boulevard UGM juga....huhu!!
Fitri3boys mengatakan…
mudah2an awet ya ikhsan mbanya......ihhh asiknya yang naik becakkk....
entik mengatakan…
@omietha: amien..
@bunda anggie: hayu nostalgia lagi di djogja
@ibuDzakiFai: hihi.. iya enak naek becak palagi yang jadi tukang becak si bapakna ikhsan..
Bunda Farras mengatakan…
asyiik ikhsan dah ada temen lagi donk kalo ibu kerja .. smoga mba nya krasan & sayang ma ikhsan yaa ..
Lidya mengatakan…
Allhamdulillah ya Ikhsan mau sama mbak baru nya
Motik mengatakan…
syukurlah mbak udah dpt mbak baru. semoga yg kali ini awet dan cocok ya...
Becaknya lucu!!! duh aku jadi kangen yogya mbak :)
BunDit mengatakan…
Semoga ART barunya krasan dan awet ya jeng. Wah...saya malah belum tahu skr ada penyewaan becak mini di AlKid. Ah..jadi pengin segera pulang lebaran ke Jogja....kangen banget sama Jogja :-)
Zulfadhli's Family mengatakan…
Alhamdulillah kalo udah dapet ART baru. Doakan ge juga bisa dapet ART yang jujur dan bisa ngerjain pekerjaan rumah tangga dengan baik, soalnya rencana sebelom kelahiran adiknya Zahia mo nyari ART. kalo ga gempor Mba di rumah ngurus 2 krucil plus ngurus rumah

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…