Langsung ke konten utama

begadang

tiga hari ini tekanan darah saya drop sampai angka 90/60. Lemes dan melayang rasanya. Gara-garanya beberapa hari ini saya kurang tidur. Bukannya nonton bola tapi karena ikhsan ga mau diajak tidur jam 9. Kalau di malam hari kurang tidur atau tidur saya sering-sering bangun, emang tekanan darah saya biasanya langsung turun. Sembuhnya sebenarnya mudah, asal saya dapat tidur nyenyak maka tekanan darah normal lagi.

Nah beberapa hari ini entah kenapa, ikhsan selalu tidur diatas jam 11 malam. Alamat saya cuma tidur beberapa jam saja karena jam 3 pagi harus bangun nyiapin sahur. Saya tanya sama mba yang momong, kalau siang ikhsan tidur berapa jam? katanya sih sekitar 2 jam kayak biasanya. Jam tidur siang ikhsan biasanya antara jam 12 - 14. Dan biasanya jam 1/2 9 malem dah ngantuk. Lha ini ampe jam 11 malem belum mau tidur. Maunya maen terus, padahal semua lampu di rumah sudah dimatikan dan semua orang sudah masuk kamar. Eh, ikhsan dengan santai mengeluarkan maenan dan maenan sendiri. Saya pura-pura tidur, enggak tega kalau ninggal tidur :(.

Bosen maenan, trus nyusul saya ke kamar. Kirain sudah berminat untuk tidur. Eh, ternyata maen lompat-lompat di kasur sambil nubruk-nubruk saya. Weh..,tepok jidat deh. Dan yang selamat dari permainan tubrukan ikhsan adalah mas karena mas sudah lebih dulu tidur di kamar sebelah.

Permainan tubruk-tubrukan ini susah dihentikan. Saya sudah pura-pura tidur tapi tetep aja ditubruk-tubruk dan disusul suara ikhsan yang cekikikan. Kalau mata saya masih merem, maka tubrukan ikhsan akan diulang dan semakin keras.

"wah ibu masih merem." ikhsan dan bantalnya akan menubruk saya lagi.
kemudian ikhsan akan mengintip mata saya, "wah melek sithik..,lagi," dan Bruu..ukk saya ditubruk lagi sampai akhirnya saya membuka mata.
Begitu melihat mata saya terbuka, ikhsan akan melompat-lompat girang karena berhasil membangunkan saya. Kemudian mengulangi lagi.. dan lagi...

setelah saya paksa untuk rebahan dan tidak loncat-loncat lagi, ikhsan baru mulai mengantuk dan berhasil tidur jam 11an malem. Wuih.. capek rasanya.
paginya ikhsan baru bangun jam 1/2 8 menjelang saya berangkat ngantor.

saya jadi mikir-mikir apa penyebab ikhsan tidur selarut itu ya? kalau dihitung jumlah jam tidur malamnya tetep sekitar 8 jam. Kalau dia tidur lebih larut, bangunnya lebih siang dan jumlah jamnya sama kalau dia tidur lebih awal karena dia akan bangun lebih pagi juga...
Anak-anak yang laen pernah ga ngalamin kayak ikhsan??
share dunk temen-temen...

Komentar

omi mengatakan…
affan sekarang ini juga tidurnya malem, paling malem pernah smpe hampir jam 1/2 11. Ya, itu lagi seneng nya main dan jalan kesana kemari. yg nungguin terkantuk kantuk. Bangun paginya jadi jam 1/2 8 memang. Tapi sekrag paling jam 9 atau 1/2 9.
BunDit mengatakan…
Kalau saya perhatikan, akhir2 ini Dita juga tidurnya makin malem tp gak sampai jam 11 sih. Biasanya jam 8 udah tidur, skr tidurnya paling malem setengah 10. Jam tidur siangnya juga normal, 2-3 jam. Kalau Dita maunya dibacain buku crita terus. Padahal mata saya sudah 5 watt. Akhirnya andalannya ya ngiming2 i untuk nenen. Jadinya makin susah deh buat nyapih... :-( lhaa malah curhat :D
Percik Keluarga mengatakan…
Luna juga pernah begitu kok, tidur melebihi batas standar.

Biasanya, saya bikin kegiatan bercanda dan bikin ketawa cekikian. Nah, efeknya pun Luna jadi kecapeaan dan dengan sendirinya guling-gulingan di kasur terus bobo...

Oya, minal aidin wal faidzin. mohon maaf lahir dan bathin

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…