Kamis, 17 Februari 2011

akhirnya saya memilih dia

hmm..., sebelum waktunya habis, saya mau ikutan lomba tanda cinta-nya jeng soes. Biar tambah rame dan seru...



Cerita perkenalan saya dengan mas hampir sama dengan jeng astien dan ibu DzakiFai. Kami kenal di Diklat Pra-Jabatan tahun 2004. Waktu itu jumlah pesertanya lebih dari 100 orang dan kebanyakan sudah pada berkeluarga. Hanya beberapa saja yang masih nge-jomblo, termasuk saya.
Saya ga punya niatan buat nyari pacar di diklat itu, walau temen-temen kantor pada cerita kalau banyak yang dapat jodoh di diklat Prajab. diklat selama 2 minggu itu, saya cuma beberapa kali duduk ngobrol sama mas. Saya juga ga merasa ada perasaan naksir atau gimana.
Berhubung waktu diklat Prajab, saya rada aktif (maksudnya jadi pengurus kelas), saya jadi banyak dikenal sama temen-temen peserta diklat yang lain. Padahal saya ga hapal semua nama-nama mereka lho termasuk mas. Maklum ada 100 orang peserta yang terbagi menjadi 2 kelas.

Sebelum diklat berakhir, kami membuat buku kenangan yang berisi biodata dan alamat lengkap seluruh peserta.
Nah,setelah diklat berakhir, dengan berbekal data dalam buku kenangan itu, si mas dengan penuh keyakinan menyambangi rumah saya. Sampai di rumah saya, mas hanya ketemu bapak saya dan budhe yang kebetulan datang bertamu. Waktu itu saya sedang keluar rumah.
Ternyata mas pantang menyerah. Dia datang untuk kedua kalinya dan akhirnya ketemu saya juga hehe..
Ngobrol-ngobrol, ternyata nyambung dan menyenangkan. Mas juga suka bikin saya ketawa karena sering ngelucu. Pokoknya selalu ketawa kalau ngobrol sama mas. Dari perjumpaan itu, ga berapa lama mas "nembak" saya. Hmmm perlu waktu cukup lama buat kasih jawaban iya ke mas.
Begitu juga ketika mas mengajak saya menikah setelah 1 tahun kenal, saya juga masih ragu-ragu. Rasanya saya kok belum siap menikah di usia 24. Eh, Mas juga sabar menunggu sampai saya siap. Hampir 1,5 tahun lho nunggunya :)
Saya tersentuh dengan kesabarannya.

akhirnya di pertengahan tahun 2005, kami menikah. Ternyata pilihan saya tepat. Mas dapat menjadi sosok laki-laki yang mampu melindungi saya. Kesabaran dan kebaikannya dapat membimbing saya untuk lebih dewasa. Umur kami terpaut cukup jauh. Tapi mas bisa menjembataninya. Saya bukan lagi kanak-kanak, tapi saya dibimbing menjadi seorang perempuan dewasa. Terimakasih mas..
Kini, usia pernikahan kami menginjak tahun ke-6. Sudah ada ikhsan yang bikin rumah rame.

ini foto kami yang terbaru,

12 komentar:

yustha tt mengatakan...

gak salah mbak entik memilih Bapak Sigit TG... Si mas yang satu ini memang pintar, lucu, dan baik hati... Hihihi....

Semoga sll samara ya mb..
dan semoga sukses di kontesnya.. :D

bunda farras mengatakan...

aduh jeung so sweet banget ceritanya .. untung si mas nya gak cari pacar lagi ya mbak kelamaan nunggu jawaban "iya" nya itu , top deh buat bapak nya ikhsan .. :)

IbuDzakyFai mengatakan...

Nivce story jeng...,samaan kayak astien ya pas prajab...

Lidya mengatakan...

cinta bersemi di lokasi lagi nih mbak :) sukses ya dan langgeng trus dengan si mas

Zulfadhli's Family mengatakan...

Aslkm Mbakyu, mampir neh subuh2 mumpung Zahia masih kebo. Waaahhh tengkiu yah udah ikutan kuis kami, jadi tambah rame neh pesertanya. Udah dicatet Jeng sebagai peserta :-)

Btw ternyata banyak yah Mba yang cinta bersemi pada saat diklat. Contohnya dirimyu, Ibu Faidzaky dan Mba Astien. Huehehe, sayang gw ga perah ngerasain diklat :-)

Semoga pernikahannya langgeng dan barokah plus bahagia ever after yah Jeng.

baca di postingan bawah Ayahnya Ikhsan pandai maen gitar yah? Hihihi bisa bikin band dunks sama Ayah Zahia, tapi doski spesialis kecrekan :-)

ya sutra Jeng, ekye mo lanjuuuddd jalan2 neh. Oya, tar tanggal 19 ada launching nama2 peserta sekalian nilai tukar RM ke Rupiahnya. tanggal 26 baru pengumuman pemenang ya.

Salam metal buat Mas Ikhsan dari Zahia. Yyyeeaaaahhhh!!

BunDit mengatakan...

Hehehe cinlok yang membawa kebahagiaan ya jeng. Semoga pernikahannya langgeng dan keluarga selalu sehat serta bahagia ya :-)

Sedikit Banyak mengatakan...

Semoga jadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah, amin.

Sukses untuk kontesnya ya

Nia mengatakan...

wahhh kisahnya sama, cinta bertemu di kelas prajab hehehe.....asyik yachh.....sama2 PNS.

sukses yach kontesnya, smoga menang hehehe

isma mengatakan...

namanya cinta bersemi setelah prajab ya jeng ... smga rukun selalu dan berkah ya, amiiin

bidadari_Azzam mengatakan...

Barokalloh always, yo mbak.... :-)

astien mengatakan...

tosss yang kenceng...2004 juga daku prajabnya, n 2005 nikahnya...kok sama juga ya :p

Elsa mengatakan...

cinta bersemi saat diklat yaa
sama kayak ibu dzaky-fai nih