Langsung ke konten utama

bingung memilih

memasuki bulan mei ini, kami-saya dan mas-, belum bisa memutuskan TK mana yang cocok buat Ikhsan. Kalau teman-teman playgroup ikhsan sih, sudah pada daftar ke TK pilihan mereka. Lha kalau saya masih bingung dengan banyak pertimbangan:
1. Ini terkait dengan mobilitas hidup kami yang ga tentu hehe, maksudnya walaupun kami sudah memiliki rumah sendiri, tapi notabene jarang banget bisa tinggal di rumah lebih dari 4 hari. Paling banter kami hanya 2 hari di rumah, selebihnya kami tinggal di rumah eyang. Eyang kan cuma hidup sendirian jadi ya kasian kalao ga ada yang nemenin.
2. mas sering banget tugas luar kota. Kalau ditinggal gitu, saya lebih nyaman kalau mudik ke rumah eyang. Halah, pake istilah mudik segala hehe...
3. kami tidak sreg kalau ikhsan masuk TK yang full day
4. pengen jarak sekolah ikhsan tidak jauh dari rumah (tapi karena alasan no.1, jadi bingung, yang jadi patokan rumah kita yang mana?? hehe..., sementara ini ikhsan sekolah playgroup di deket rumah eyang.

Nah, sekarang lagi bener-bener "mikir" untuk memeutuskan TK yang mana??
semoga hasil putusannya keluar sebelum bulan mei berakhir, takutnya pendaftaran TK udah pada tutup :)

Komentar

Fitri3boys mengatakan…
yang deket rumah eyang ajah ikhsan TKnya...
lidya mengatakan…
harus diputuskan plus minusnya jangan sampai sudah masuk nanti menyesal :)
Ikhsan mau masuk TK A atau TK B?
Desy Noer mengatakan…
TK mana pun yang jadi pilihan ntar, mudah-mudahan sesuai dengan pertimbangan-pertimbangannya ya mbak. dan tentunya juga Ikhsan bisa belajar dengan baik di sekolahnya.
dey mengatakan…
milih sekolah disini aja yuk bareng fauzan .. :)
Gaphe mengatakan…
wah seru nih milih TK. emang bakalan banyak pertimbangan sebelum masukin ke TK.. survey dulu aja ke beberapa TK, lihat kondisinya, tanyakan sama Ikhsan juga kalo suka yaa masukkan.

melatih anak mengambil pilihan jugaa.. ^_-
Nia mengatakan…
kayaknya mending yang deket rumah eyang...kalo bapak ibunya kerja kan ada eyang yang ngawasin......
idana mengatakan…
dulu TK masih jauh,jadi aku gk kebagian msk TK hehehe
Zulfadhli's Family mengatakan…
Ikutin kata hati ajah Mbakyu setelah mempertimbangan plus minusnya. Pokonya semua hepi (maksudnya dirimyu mudah mobilisasi, Ikhsan juga bisa belajr dnegan baik).

Semoga cepat mendapatkan TK yang sesuai keinginan yah Jeng :-)
Elsa mengatakan…
hhm....
banyak sekali pertimbangannya ya Mbak...
gak sabar nungguin Dija masuk TK nih

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…