Jumat, 15 Juli 2011

“Poetry Hujan: benang perak"

aku adalah sehelai benang perak
yang jatuh perlahan seusai hujan turun membasahi tanah

bersama hembusan angin aku menyapa wajahmu
yang basah karena tetesan hujan
yang kan menghapus semua laramu
yang kan membawamu menembus hujan
melintasi perputaran jagad raya dan perbatasan hatimu
hingga kau rasakan kedamaian bersemayam dalam jiwamu



Puisi ini diikutsertakan pada Kuis “Poetry Hujan” yang diselenggarakan oleh Bang Aswi dan Puteri Amirilis

9 komentar:

dey mengatakan...

duh, manis banget puisinya ...

Susindra mengatakan...

Puisinya bagus, mbak.
Good luck, ya. Semoga sukses di kontesnya

injunez mengatakan...

aku adalah anak gembala.. :P

Lidya mengatakan...

wah bagus mbak puisinya,aku tuh ga bisa buat puisi.semoga menang ya

Kakaakin mengatakan...

Wah... semakin iri saja dengan teman-teman yang pandai berpuisi...
Salam kenal ya, Mbak :)

puteriamirillis mengatakan...

Terimakasih atas partisipasi sahabat dalam Kuis Poetry Hujan…^^

isma mengatakan...

sukses ya jeng untuk puisinya ... like!

Indri mengatakan...

duuuuh daleem, buat siapa mbak.. xixixi aku kok ra iso bikin puisi ya?? :)
moga-moga menang ya mbak...

Orin mengatakan...

Hujan kadang memang menentramkan jiwa ya Bu ^^

Gudlak ngontesnya ;)