Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2011

menikah?????

kalau teman-teman ditanya, di usia berapakah dikatakan ideal untuk menikah??? pasti jawabannya akan beragam. Kebanyakan pasti menjawab diatas usia 17 tahun. UU perkawinan kan mengatur untuk menikah minimal usia 17 tahun. Nah, kalau menurut saya usia sekitar 25an tahun bagi wanita adalah saat yang pas untuk menikah. Walaupun di jaman sekarang, di kota (catatan bukan pedesaan yang terpencil) usia itu bisa bergeser lagi. Banyak pertimbangannya yang diambill wanita ketika memutuskan untuk menikah.

mari berubah menjadi lebih baik

Setiap orang pasti ingin berubah menjadi lebih baik. Tapi perubahan tidak akan terjadi kalau tidak dimulai. Tidak sedikit orang yang nyaman dengan keadaannya sekarang (status quo). Ga mau berubah karena untuk berubah pasti akan menimbulkan rasa ketidaknyamanan pada diri kita. Betul ga? Contoh paling nyata adalah seseorang yang kecanduan narkoba. Kalau ingin ada perubahan pada dirinya, dia harus melepaskan kecanduannya tersebut. Untuk lepas dari kecanduan, tidaklah mudah karena sang pecandu akan mengalami rasa tidak nyaman pada tubuhnya ketika tidak memakai narkoba seperti sakaw atau nagih. Rasanya sungguh tidak nyaman dan sangat menyiksa. Kunci keberhasilannya adalah keyakinan dan kematapan hati bahwa dia bisa melaluinya. Kalau saya ditanya, apakah ada perubahan yang berarti dalam hidupmu selama ini? Jawabannya, ya ada.

story puding: cinta dalam hati

Mau menceritakan tentang pernikahan sendiri kayaknya kurang mantaps karena usia pernikahan kami masih seumur jagung, baru 6 tahun. Nah, kali ini saya mau berbagi kisah tentang pernikahan orang tua saya. Bapak saya berasal dari keluarga petani di sleman, sedangkan ibu dari keluarga guru di kutoarjo. Perbedaan budaya keluarga jelas terlihat diantara kelauarga besar bapak dan ibu. Keluarga besar ibu sangat mementingkan pendidikan dan pekerjaan sebagai pegawai negeri. Semua kakak dan adik ibu adalah pegawai negeri dan mengenyam pendidikan. Sedangkan dari keluarga bapak, karena latar belakang petani, maka pendidikan tidak begitu menjadi prioritas. Hanya beberapa orang anak dari embah yang jadi pegawai termasuk bapak. Selebihnya adalah bertani dan berdagang di pasar.

cerita lebaran (lanjutan)

di postingan kemarin, saya belum memajang foto-foto waktu lebaran kemarin. Acara lebaran kami dipenuhi dengan jadwal sawalan trah keluarga, baik dari keluarga saya maupun keluarga mas di bantul. Hari kedua lebaran, kami sawalan di keluarga besar eyang di tempel-sleman. Bulik Sri yang kebetulan lebaran di djogja, jadi bisa ikutan ketemu dengan keluarga besar eyang yang sekarang jumlahnya mencapai 150an orang termasuk anak,cucu sampai buyut. Saya aja,ga kenal semua hihi..

the sweetest memorie

Saya pengen ikut memeriahkan 1st Giveaway-nya jeng orin , sebelumnya saya mengucapkan happy 1 st anniversary buat jeng orin dan suami semoga menjadi keluarga yang SAMARA dan cepet dapat momongan. Nyari-nyari foto yang sweetest memorie emang susah. Soalnya banyak foto yang punya cerita dan kenangan sendiri-sendiri. Setelah ngubrek-ubrek file, akhirnya saya milih foto ini. Foto ini diambil di tahun 2007 saat ikhsan berumur 4 bulan. Waktu itu kami menghadiri sawalan keluarga di bantul dan pertama kali pake baju kembaran sekeluarga. Dan pas kondisi saya benar-benar pulih setelah melahirkan ikhsan. Melahirkan ikhsan, memang sebuah perjuangan yang tidak mudah. Saya dinyatakan positif hamil setelah 1,5 tahun menikah. Dan harus opname di RS sampai 2 kali selama masa kehamilan. Morning sickness yang parah membuat saya dehidrasi dan harus opname di usia kehamilan 7 minggu.. Morning sickness masih terus hadir selama 9 bulan kehamilan. Memasuki bulan ke 8, saya mengalami kontraksi hebat d

rapelan cerita

wah, lama ga apdet blog. Jadi banyak cerita yang terlewatkan nih. Bingung mau mulai dari mana nih. Mulai dari cerita ultah bapakna ikhsan aja ya? ultah mas tanggal 28 agustus kemaren mas ultah. Kebetulan pas bulan puasa. Sebenarnya ga ada niat buat ngerayain. Biasanya kalau di keluarga kami ada yang ultah, saya hanya beli blackforest, doa bareng, tiup lilin dan buka kado. Nah, kemaren si mas minta dirayain. Wah, kayak anak-anak aja, batin saya. Akhirnya saya turuti keinginan mas. Saya ngundang keluarga kakak ipar, kakak saya dari semarang yang kebetulan udah mudik dan eyang untuk buka bersama dalam rangka ultah mas. Saya coba booking resto langganan saya di kawasan jl. kaliurang, ternyata di tanggal 28 agustus mereka dah tutup karena libur lebaran. Nyari-nyari resto di seputaran jalan kaliurang, akhirnya pilihan saya jatuh di resto palem gading. Resto yang terbilang baru, tapi kami dulu pernah nyobain makan di sana dan lumayan enak. Akhirnya kami buka bersama disana tepat di malam tgl