Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

arti dibalik nama

Dulu ketika dinyatakan positif hamil anak pertama, feeling saya  bakalan punya anak perempuan jadi saya dan mas cari  nama bayi perempuan. Padahal baru minggu-minggu pertama hamil bawaanya pengen nyari nama bayi perempuan. Di USG jenis kelaminnya belum kliatan. kata dokter besok kalau dah memasuki 7-8 bulan biasanya jenis kelamin bayi akan terlihat. Saya dan mas sepakat dengan nama ilfa kalau bayi kami lahir perempuan. Nama itu diambil dari bahasa arab yang artinya lembut. Untuk nama bagian belakang kami memilih nama pramesthi yang diambil dari bahasa jawa kuno yang artinya mulia. Memasuki usia kehamilan 7 bulan, terlihat jelas kalau bakal calon anak kami yang pertama adalah laki-laki. Nah lho..., kami harus cari lagi nama bayi laki-laki. Setelah buka2 buku dan googling di internet, akhirnya mas menemukan nama ikhsan dari bahasa arab yang artinya baik. Kemudian di bagian tengah kami sisipkan nama gita , yang merupakan gabungan nama kami berdua. Jadi namanya akan menjadi: i

si kakak yang caper (II)

melanjutkan postingan kemarin tentang ikhsan yang lagi kena tantrum temper karena cemburu dengan kehadiran adik barunya-ikhfan-. Kalau dihitung, sudah hampir sebulan nih, ikhsan sensi alias gampang banget marah tanpa sebab. Pokoknya mulai ikhfan umur 2 bulan, ikhsan mulai tampak tantrumnya. Setiap kali saya megang ikhfan, pasti ikhsan mulai merengek dan marah2 ga jelas. Yang minta ditemenin mainan, nyalahin saya atau mbaknya karena mberesin mainannya, atau minta dicariin mainan tapi ga ketemu. Wes bakalan ada teriakan dan omel2an dari ikhsan. Nangis ga karu-karuan samnil mukul2 saya atau mbak-nya. Baru mau diem kalau digendong. Wadow... saya yang habis sesar terpaksa gendong ikhsan yang beratnya hampir 20 kg. "aku mau digendong kayak adik, baru bisa ilang marahnya hua..hua...," tangis ikhsan. Weks..., sudah jelas kalau ni anak lagi cembokur sama adiknya.

si kakak yang caper...

sekarang mau cerita tentang ikhsan. Sejak adiknya lahir, ikhsan mulai menampakkan tanda-tanda cemburu sama ikhfan. Duh, tingkahnya aneh-aneh dewh. Pada awalnya kalau bicara, volume suara ikhsan sangat keras sehingga seringkali ikhfan yang lagi bobok nyenyak terbangun dan nangis. Otomatis saya langsung berlari dan mendekati ikhfan. Nah, selanjutnya si kakak mulai beraksi marah-marah ga jelas penyebabnya.  Saya sih ngerti, mungkin ikhsan lagi caper alias cari perhatian dan belum siap kalau perhatian orang-orang di rumah terbagi dengan adiknya. Dulu ketika saya mulai hamil, saya sudah sering ngasih tahu ikhsan kalau dia bakal punya adik bayi, bakalan ada temen main kalau di rumah. Adik harus disayang karena adik pasti sayang kakak. Waktu itu kayaknya dia "ngeh" banget dengan penjelasan saya. Ikhsan juga selalu mengelus2 perut saya dan mengajak bicara adik di perut. Sering juga coba mijit kaki saya sering nyut2an kala hamil tua. Saya pikir it's enough to prepare ikhsan to

mencoba menjadi pejuang ASI

Sekarang saya mengalami proses menyusui kali keduanya dalam hidup saya. Dan ternyata pengalaman untuk menyusui dan memberi ASI ekslusif bagi kedua anak saya berbeda. Di tahun 2007 kala saya menyusui ikhsan, saya belum mendapat informasi yang banyak mengenai manajemen laktasi bagi bayi. Setelah melahirkan, saya juga tidak mendapat informasi bagaimana penatalaksanaan ASIP jika ingin memberi ASI eksklusif bagi bayi. Saya malah banyak mendapat informasi dari googling di internet. Waktu itu, saya hanya tahu kalau harus nyetok ASIP sebelum cuti habis. Jadi saya memompa ASI hanya  beberapa hari sebelum masuk kerja. Alhasil saya hanya punya stok 2-3 botol ASIP saja. Berhubung jarak rumah-kantor cukup dekat, dalam pikiran saya nanti saya bisa pulang untuk menyusui ikhsan. Di awal-awal masuk kerja memang saya bisa pulang jam 11 siang untuk menyusui dan kembali lagi ke kantor jam 1an. Tapi ternyata pekerjaan di kantor semakin banyak dan saya tidak bisa meninggalkan kantor sebelum jam istirah

adik ikhfan - 2bulan

kini sudah 2 bulan saya menyandang predikat ibu 2 orang anak ;), ternyata sangat berbeda kala masih punya 1 anak saja. Repot? itu jelas. Capek? ya iyalah..., Seneng?bahagiaa? ya iyalah... Pastinya pertanyaan terakhir itu yang tepat untuk menggambarkan perasaan saya saat ini. Si kakak ikhsan sekarang sudah bisa menerima kehadiran adik kecilnya. Di awal kehadiran adik ikhfan di rumah, kakak ikhsan langsung memperlihatkan aksi cemburunya. Mulai dari teriak-teriak sampai adiknya terbangun dan nangis, kemudian menuangkan air di lantai, jadi manja,sampai merengek-rengek minta digendong kayak adiknya. Pokoknya hadewwh tepok jidat dewh kalao menghadapi ulah si kakak yang caper. Setelah melewati 2 minggu pertama, kakak ikhsan sudah mulai mau jagain dan godain adik ikhfan. malah pengen gendong juga hihi... adik ikhfan juga seneng kalau digodain kakaknya, bisa ketawa lebar.. Lucu dewh.. Seneng liat kakak-adik akur... ;)

jagoan kecil kedua kami...

  ikhfan- 5 hari Alhamdulillah tanggal 1 ramadhan 1433 H (jumat, 20 juli 2012), anak kedua kami lahir. Senang dan haru rasanya setelah perjuangan panjang kehamilan saya yang tidak mudah. Menunggu hampir 5 tahun setelah kelahiran ikhsan dan kehamilan yang disertai mual muntah hebat ditambah bedrest 2 kali di RS karena placenta previa, memberi kelegaan dan kebahagiaan yang tak terkira bagi kami sekeluarga. Jagoan kecil kedua ini kami beri nama: IKHFAN GITA ARDHANA .

kesedihan yang menghampiri kami

awal bulan juli ini adalah bulan yang berasa haru biru bagi saya sekeluarga. Kami ditinggal selama-lamanya oleh mbah kakung-nya ikhsan dari pihak mas dalam usia 76 tahun. Rasa sedih masih menyelimuti kami sekeluaraga terlebih mas. Karena mas tidak sempat menunggui mbah kakung di saat-saat terkhirnya sampai akhirnya dimakamkan. Mas masih tugas di aceh dan sangat susah mendapatkan tiket pesawat pulang ke djogja. Mbah kakung mulai sakit sejak 2 minggu yang lalu (akhir bulan juni 2012). Sempat masuk RSI Hidayatullah selama 10 hari karena infeksi paru-paru. Kemudian dokter memperbolehkan pulang. selama 4 hari di rumah, kondisinya tidak ada perubahan dan cenderung menurun. Sampai akhirnya dibawa kembali ke rumah sakit dan opname lagi. Waktu itu posisi mas ada di aceh, sehingga tidak tahu kondisi terakhir mbah kakung. Saya dan saudara-saudara yang lain tidak menceritakan secara detil kondisi mbah kakung, karena takut menganggu konsentrasi mas yang lagi tugas di sana. Selama di rumah sakit,

liburan di kaliurang

long weekend tanggal 17-20 mei kemarin, saya kepengen banget jalan-jalan keluar. Pokoknya ga ngendon di rumah. Mas setuju tapi  ngasih syarat, saya ga boleh capek karena inget bulan lalu saya harus bedrest. Akhirnya diputuskan buat jalan-jalan ke kaliurang saja, karena dekat dengan rumah. Ikhsan juga baru sekali ke kaliurang waktu umur 2 tahun jadi sudah agak-agak lupa. Kami sepakat untuk menuju taman bermain kaliurang. Disana arena bermainnya luas, jadi ikhsan bisa berlari-lari atau mainan ayunan. Saya dan mas tinggal nunggu sambil duduk lesehan di bawah pohon sambil menikmati jadah tempe yang masih hangat. Hmmm... yummy.. Trus pulangnya mampir makan mie bakso di mr blangkon. Suasana resto-nya asyik punya, banyak ikan dan gemericik airnya plus arena playground buat anak-anak.

curhat kehamilan

Lama ga ngeblog dan BW, jadi banyak ketinggalan berita-berita baru dari teman-teman ;( Akhir-akhir ini saya memang tidak sempat (baca: males) buka blog. Sejak harus bedrest di rumah sakit awal bulan april kemarin, praktis saya tidak boleh terlalu capek beraktivitas. Untuk berangkat ke kantor saja rasanya berat. Banyak kerjaan saya yang akhirnya dihandle teman lain untuk dikerjakan. Nah, urusan nge-blog jadi agak berat juga jadinya... Alhamdulillah, sekarang kondisi saya sudah lebih baik. Cerita awal mula saya harus bedrest, waktu itu saya hanya kontrol rutin bulanan saja di RS JIH. Usia kehamilan saya 24 minggu atau sekitar 6 bulan. Ketika giliran saya tiba, seperti biasa dokter menanyakan keluhan saya terlebih dahulu. Waktu itu memang saya sering merasa pusing dan cepat lelah. Rasanya ingin tiduran terus saja. Kemudian dokter mulai USG kondisi janin. Berat janin sudah 850 gr, namun ketika dilihat denyut jantungnya, tampak jelas sekali kalau denyut jantung janin saya tidak te

bersama bapak

sejak bayi, ikhsan memang sering banget ditinggal tugas keluar kota sama bapakna. Paling tidak sebulan sekali selama 1 minggu pasti ada saja jadwal bapakna keluar kota. Kadang juga juga sampai 2 kali dalam sebulan. Jadi waktu yang dimiliki ikhsan buat maen-maen sama bapakna lebih sedikit ketimbang dengan saya. Saya yang sejak melahirkan ikhsan jarang banget tugas keluar kota otomatis punya lebih banyak waktu untuk dihabiskan bareng ikhsan. Sebenarnya bapakna juga menyadari kalau waktu bermain sama ikhsan jadi sangat terbatas. Setiap hari kerja, bapakna pulang sampai rumah sudah menjelang magrib dan biasanya sudah capek dan ga "on" banget buat nemenin ikhsan maen. Karena jam 8 malem biasanya si bapak dah terkapar di kasur alis tidur, sementara ikhsan masih "on" dan pengen maen. Ga nyambung kan?

corobikang

Minggu yang lalu saya kepengen banget makan corobikang. Makanan ini terbuat dari tepung beras yang diberi gula dan santan trus dimasukkan cetakan. Nah, saya pengennya makan corobikang yang di jalan solo. Sejak saya kecil, ibu saya sering banget beli coro di sana. Entah sudah berapa generasi si ibu penjualnya. Sebenarnya di djogja sudah banyak yang jual corobikang ini, ada yang didepan mirota kampus, toko progo dan lain-lain. Tapi kalau disana corobikangnya gede-gede dan tidak garing.

mbantu ibu masak

Buat saya, acara masak di rumah bisa jadi acara yang menyenangkan kalao ada yang mbantuin. Kalau biasanya yang mbantuin saya masak adalah si mbak, tapi beberapa hari yang lalu yang mbantuin saya masak adalah si kakak ikhsan. Waktu itu saya masak sayur lodeh kacang panjang buat sarapan, itu sesuai request -nya mas. Sebenarnya kalau masak pake santan di hari kerja agak ribet karena lama nyiapin bumbu dan ubo rampe- nya. Berhubung mas kepengen dan badan saya mendukung untuk masak, jadi saya iya-kan aja buat masak tuh sayur. Jam 5.30 pagi saya udah memulai aksi di dapur ditemeni mas. Lha mas kalau disuruh mbantu masak paling seringnya mbantu nungguin sambil main gitar atau nemenin saya ngobrol aja plus icip-icip masakan kalau dah matang.  Nah, lagi tengah-tengahnya masak, ikhsan bangun. Dan langsung menuju dapur. Dan dengan sukarela mbantuin saya masak. Bedanya dengan mas, kalau ikhsan mau ikutan ngaduk sayuran yang masih ada di atas kompor. Ngaduknya juga hati-hati dan ga sampai tumpa

my sisters

saya adalah anak ke3 dari 4 bersaudara. Saya punya 2 kakak perempuan dan 1 adik laki-laki. Berhubung dalam keluarga kami, anak perempuannya adalah kami bertiga, jadi kami dekat sejak kecil. Maklum umur kami juga cuma terpaut 2 tahunan saja. Jadi benar-benar sebaya. Ibu saya sejak kecil sering memakaikan baju kembaran buat kami bertiga. Jadi dulu kalau pas lebaran, pasti kami seperti anak kembar tiga hehe... Pernah juga kami ga mau pakai baju kembaran ketika usia kami menjelang SMP. Rasanya malu dewh.., karena sering diolok-olok teman pake baju kembar. Eh, tapi sekarang keadaannya berbalik. Setelah kami dewasa dan menikah, kami sering janjian pakai baju kembaran. Kakak saya yang pertama (mba ratna) yang sering kena tugas beli kain batiknya karena dia tinggal di solo, jadi deket kalau mau ke pasar klewer atau mbeteng buat beli kain batik.  Trus kain batik dibagiin ke saya dan kakak nomer 2 (mba ma)  buat dijait sesuai dengan selera masing-masing.

perjuangan mendapatkan ikhsan

Berhubung lagi hamil, jadi seneng juga kalau disuruh nulis tentang sesuatu yang berbau kehamilan dan kelahiran bayi. Dan kok ya, kebetulan ada giveaway tentang kehamilan yang diadain sama mama Sedja. jadi ikutan aja. Saya mau tulis tentang cerita seputar kehamilan ikhsan dulu. Kehamilan ikhsan sudah lama kami tunggu. Hampir 1,5 tahun. Biasanya kalau pasangan muda sudah menikah lebih dari 1 tahun, pasti akan banyak pertanyaan seputar, "kok belum hamil? dah diperiksain belum? " dan aneka macem saran tentang cara cepat hamil . Saya sebenarnya tidak begitu risau ketika menginjak tahun kedua pernikahan belum hamil juga. Tapi, karena mulai banyak pertanyaan-pertanyaan seputar saya dan kehamilan, akhirnya saya dan mas meriksain diri juga ke dokter obsgyn. Hasilnya kondisi kami baik semua, hanya tunggu waktu saja, kata dokter waktu itu.

kangen masak

Sudah hampir 5 bulan ini, ruangan yang paling saya takuti adalah dapur . Lha gimana enggak? tiap kali saya mencium aroma masakan dari dapur, kontan langsung memicu rasa mual dan ujung-ujungnya muntah. Karena saya ga pengen mual dan muntah, otomatis saya jarang banget masuk dapur. Urusan di dapur saya pasarahin sama si mba. Parahnya, si mba ini belum pinter masak, paling pol cuma bisa masak sayur sop atau goreng telur buat ikhsan saja. Nah, untuk memenuhi kebutuhan makan, akhirnya tiap harinya saya memilih untuk beli masakan yang sudah matang. Awalnya sih, bisa menikmati masakan itu. Tapi akhir-akhir ini, kami dilanda rasa bosan juga dengan menu sayuran yang kami beli. Padahal saya punya beberapa warung makan yang punya jenis masakan yang beda-beda.Tapi tetep aja bosen. Sampai beberapa waktu yang lalu mas sempat melontarkan kata-kata yang bikin saya trenyuh. "Mas kangen masakannya jeng. Mbok masak lagi to..."

panggilan buat ikhsan

Dulu ketika saya hamil untuk pertama kalinya, saya pengen banget dipanggil "mama" kalau anak saya lahir. Setelah rembugan dan tarik ulur sama mas, akhirnya kami sepakat dengan panggilan sekarang "ibu dan bapak". Kata mas, panggilan itu lebih menyentuh di hati. Apalagi kami adalah turunan orang jawa asli, yang notabene, kalau memanggil orang tua kami juga dengan panggilan "ibu dan bapak". Dan ternyata sekarang kalau denger ikhsan manggil-manggil saya dengan, "Ibu.. ibu..." hati saya merasa lebih tersentuh bener ;)

nikmatnya jadi bumil...

hmm...., kalau ditanya jadi bumil itu enak ga? saya jawabnya enak dan menyenangkan. Masa-masa kehamilan saya yang kedua ini banyak suka duka-nya. Ternyata pengalaman di tiap kehamilan itu berbeda ya... Waktu hamil ikhsan dulu, mual dan muntah mereda ketika usia kehamilan masuk 16 minggu (4bulan), lha yang sekarang, yang namanya mual bin muntah masih seneng menyambangi saya di usia kehamilan 16 minggu ini. Perut yang mulai buncit sungguh membuat saya tidak nyaman ketika muntah menyerang.

mengukur tinggi badan

untuk memantau perkembangan anak, biasanya diukur dari berat badan, lingkar kepala dan tinggi badan. Sejak ikhsan bayi saya juga selalu mengukur BB, lingkar kepala dan tinggi badan. Waktu itu saya ngukur lingkar kepala dan tinggi badan ikhsan pake meteran jahit. Trus saya catet di KMS-nya. Nah ketika ikhsan mulai berumur 2 tahun, rada susah ngukur tinggi badan ikhsan pake meteran jahit. Kalau mau diukur, malah meterannya ditarik-tarik dan buat mainan. Yah, jadi menyerah dewh..., sampai akhirnya mas cerita ke saya tentang cara ngukur tinggi badan anak balita. Katanya dia dapat dari temen kantor, sebut saja Pak U.

mencintaimu

Mencintaimu aku telah menemukan cinta pada seorang lelaki yang kuat tak pernah kukira aku akan mencintaimu begitu dalam hingga ke dalam sungsumku adalah kebahagiaan karena aku yakin kau pun mencintaiku hingga ke dalam sungsummu inilah simfoni terindah dari Tuhan untuk kita entik-medio 2005 Ungkapan Anti Biasa , Ungkapan Dengan HTML

ceria bersama

ini foto selalu bikin saya ketawa sendiri, Habisnya bibir kami bertiga kalau manyun bareng-bareng kayak gitu ternyata panjang juga hihi... ini foto di ambil tahun 2010 lalu di rumah adik saya di semarang. Mas iseng-iseng ngajak ikhsan foto manyun dan akhirnya saya juga ikutan manyun juga ;) "entik berpartisipasi dalam saweran kecebong 3 warna yang didalangi oleh jeng soes - jeng dewi - jeng nia disponsori oleh jeng anggie , desa boneka ,dan kios 108  

mengenal mual dan muntah pada kehamilan

Banyak orang mengatakan bahwa mual dan muntah yang dialami wanita di awal kehamilan adalah biasa. Tidak semua wanita hamil mengalami rasa mual dan muntah atau morning sickness ini. Beberapa teman saya bahkan seperti orang yang tidak hamil, tidak mual, tidak muntah dan tidak lemah ataupun lesu. Biasa saja, bahkan nafsu makan cenderung meningkat. Kalau orang jawa bilangnya ngebo .