Kamis, 18 Oktober 2012

si kakak yang caper...

sekarang mau cerita tentang ikhsan. Sejak adiknya lahir, ikhsan mulai menampakkan tanda-tanda cemburu sama ikhfan. Duh, tingkahnya aneh-aneh dewh. Pada awalnya kalau bicara, volume suara ikhsan sangat keras sehingga seringkali ikhfan yang lagi bobok nyenyak terbangun dan nangis. Otomatis saya langsung berlari dan mendekati ikhfan. Nah, selanjutnya si kakak mulai beraksi marah-marah ga jelas penyebabnya.  Saya sih ngerti, mungkin ikhsan lagi caper alias cari perhatian dan belum siap kalau perhatian orang-orang di rumah terbagi dengan adiknya.

Dulu ketika saya mulai hamil, saya sudah sering ngasih tahu ikhsan kalau dia bakal punya adik bayi, bakalan ada temen main kalau di rumah. Adik harus disayang karena adik pasti sayang kakak. Waktu itu kayaknya dia "ngeh" banget dengan penjelasan saya. Ikhsan juga selalu mengelus2 perut saya dan mengajak bicara adik di perut. Sering juga coba mijit kaki saya sering nyut2an kala hamil tua.
Saya pikir it's enough to prepare ikhsan to be a "kakak". Ternyata oh ternyata itu belum cukup. Masih butuh proses panjang bagi ikhsan untuk menerima kehadiran adiknya tanpa rasa iri dan cemburu.

akhir-akhir ini, ikhsan seringkali uring-uringan tanpa sebab yang jelas. Dia ga mau kalau adiknya mandi duluan. Harus ikhsan yang pertama baru ikhfan. Kalau keduluan, bakalan ada huru-hara. Ikhsan akan nangis dan mukul-mukul mbak-nya, menyalahkan kok adik duluan yang disiapkan air mandinya. Dia juga akan marah kalau semua orang "ngudang" dan berada di sekitar adiknya. Ikhsan tetap ingin ada banyak orang yang menemani dia mainan di rumah.
Sebenarnya kalau mas ada di rumah, permasalahan ini sedikit teratasi karena mas bakalan nemenin ikhsan main dan saya bisa megang ikhfan. Lha permasalahannya kalau mas tugas luar kota dan saya harus meng-handel semuanya. Ikhsan ga mau kalau tidak ada yang menunggui dia mainan. Harus ada yang nemenin. Padahal dulu sebelum adiknya lahir, ikhsan sudah enjoy mainan sendiri. Sekarang itu tidak berlaku lagi hiks..hiks...

saya juga sering dengar cerita dari teman dan tetangga tentang kejadian seperti ini. Ada juga cerita yang ekstrim dari tetangga saya kalau si kakak gigit jari kaki adik bayinya sampai berdarah-darah gara-gara si ibu ngeloni si bayi. huh.., untung ikhsan ga sampai segitu. Banyak dewh cerita yang kadang bikin si ibu uring-uringan.

Tapi saya yakin, dengan berlalunya waktu ikhsan akan belajar menerima kehadiran adiknya. Dan saya juga bisa belajar bagaimana membagi perhatian saya dengan adil pada ikhsan dan ikhfan, karena saya sayang mereka. Luv you sons...
si kakak yang lagi caper

11 komentar:

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

mudah-mudahan capernya Ikhsan tidak berlebihan ya mbak, Ikhsan sayang adiknya kan ya

meilya dwiyanti mengatakan...

hehehe cemburu itu mbak, lucu ya... mudah mudahan cepet ilang deg cemburunya..

salam kenal ya mbaak...

ke2nai mengatakan...

keke juga pernah masuk fase caper kok mbak.. hrs diingetin terus biar gak berlebihan

entik mengatakan...

@mba lidya: semoga saja mba..

@meilya: amien, salam kenal balik ya.

@mba mira: ternyata semua anak yang punya adik bakalan melewati fase cemburu sama adiknya ya??

fitri3boys mengatakan...

Fai juga begitu jeng, nti kapan2 aku mau share juga di blog...

fitri3boys mengatakan...

Fai juga gitu jeng...jadi pengen tulis juga di blog buat sharingan ya

Orin mengatakan...

heuheu...kadang emang begitu ya bu, lama2 jg pasti Ikhsan bisa 'akur' sm dek Ikhfan^^

Akhmad Muhaimin Azzet mengatakan...

hehe... memang begitu pada umumnya, yang penting orangtua tetap menunjukkan rasa kasih sayang kepada semua anaknya, selamat ya, Mbak, semoga anak-anak tumbuh dan berkembang dengan sehat.

BunDit mengatakan...

Sibling rivalry memang sering terjadi pada anak yang barusan punya adik ya. Semoga Ikhsan bisa terus diberi pengertian dan jealous nya ke adik berangsur berkurang ya :-)

astien mengatakan...

plek ki' dulu di awal2 kelahiran azkia...bahkan pernah sampe adeknya ditutupin guling segala :D..tapi saat adeknya beranjak gede, mulai bisa ketawa2 kalo dia nggodain, dia mulai sayang kok sama azkia...

Elsa mengatakan...

waktu kakak ketiganya Dija baru lahir, Kakak Keduanya juga mengalami hal yang hampir sama.

Sang Ibu tidak boleh menyusui kakak ketiganya Dija. Kalo menyusui, kakak kedua ini tidak segan segan menarik adiknya itu agar menjauh dari sang ibu.

jadinya... ya untuk sementara dipisah dulu. si kakak kedua diungsikan ke rumah kakek neneknya seminggu atau dua minggu... trus balik lagi... trus ngungsi lagi... trus balik lagi....

hehhee bingung deh