Langsung ke konten utama

si kakak yang caper (II)

melanjutkan postingan kemarin tentang ikhsan yang lagi kena tantrum temper karena cemburu dengan kehadiran adik barunya-ikhfan-. Kalau dihitung, sudah hampir sebulan nih, ikhsan sensi alias gampang banget marah tanpa sebab. Pokoknya mulai ikhfan umur 2 bulan, ikhsan mulai tampak tantrumnya. Setiap kali saya megang ikhfan, pasti ikhsan mulai merengek dan marah2 ga jelas. Yang minta ditemenin mainan, nyalahin saya atau mbaknya karena mberesin mainannya, atau minta dicariin mainan tapi ga ketemu. Wes bakalan ada teriakan dan omel2an dari ikhsan. Nangis ga karu-karuan samnil mukul2 saya atau mbak-nya. Baru mau diem kalau digendong. Wadow... saya yang habis sesar terpaksa gendong ikhsan yang beratnya hampir 20 kg.
"aku mau digendong kayak adik, baru bisa ilang marahnya hua..hua...," tangis ikhsan. Weks..., sudah jelas kalau ni anak lagi cembokur sama adiknya.

saya dan mas, ga mau keadaan seperti ini berlarut-larut. Ga enak banget setiap hari mendengar ikhsan nangis dan marah tanpa sebab yang jelas. Saya coba browsing internet tentang anak tantrum. Ketemu banyak artikel yang membahas ini. Sebenarnya waktu umur 3 tahunan ikhsan juga sempat mengalami tantrum. Waktu itu saya tidak memmbutuhkan waktu lama untuk menenangkan ikhsan. Biasanya saya akan memberi waktu 5-10 menit bagi ikhsan untuk menangis menumpahkan kemarahannya. Selanjutnya saya akan peluk dia dan saya bilang," ibu sayang sama ikhsan.."
Dan tak berapa lama tangisanya berhenti dan ikhsan membalas pelukan saya. Terus ikhsan bisa langsung mainan lagi dan melupakan kejadian tadi.

Nah, ternyata oh ternyata di usianya yang 5 tahun ini, bentuk tantrumnya sudah berbeda. Pelukan biasa tidak bisa langsung meredakan kemarahan ikhsan. Ditambah lagi sekarang ikhsan sudah punya kekuatan untuk memukul dan menendang orang yang ada di sekitarnya. Teriakan kemarahannya pun sangat keras dan melengking. Time out yang saya berikan juga tidak berlaku. 10-15 menit time out tetap tidak meredakan tangisannya. Saya dan mas benar-benar tegang kalau pas menghadapi tantrum-nya ikhsan kali ini karena lama dan kelihatannya kemarahannya sangat-sangat besar.

Saya mencoba mengkombinasikan beberapa tips menangani tantrum baik dari hasil googling maupun dari hasil share dengan teman kantor yang mempunyai bayi dan kakak-nys si bayi seperti saya.

1. Saya membuat tulisan di kertas bergambar bintang dan saya tempel di dinding kamar. Pada kertas itu saya tulis kalau ikhsan tidak marah dan memukul dalam satu hari maka dia akan mendapatkan 1 bintang. Dan jika ikhsan bisa mengumpulkan 10 bintang, maka saya akan membelikan celana jins seperti permintaannya. Setiap kali ikhsan terlihat mulai akan marah, saya mengingatkannya tentang bintang.
"kakak ingat bintangmu...."
pada awalnya dia langsung teringat dan tidak jadi memukul saya atau mbak-nya. Selanjutnya acara mewarnai bintang kok malah jadi alasan dia marah ya? Ikhsan kadang malah merengek dan marah minta bintangnya segera diwarnai biar jumlahnya langsung 10.
Wkwkwk... kayaknya tips yang satu ini kurang berhasil buat ikhsan.

2. Setiap kali ikhsan marah dan menangis keras serta menjejak2kan kakinya, saya meniru menjejak2kan kaki saya.  Dan tangisan ikhsan cepat mereda.
Tapi frekuensi marah ikhsan masih tingggi. Dalam sehari masih 2-3 kali marah walau marahnya cepat mereda. Mikir lagi harus gimana??

3. Saya juga melakukan pelukan beruang (tight hug) pada saat ikhsan marah sambil berdoa semoga anak ini cepat mereda marahnya. Selanjutnya saya bilang," ibu sayang kakak. Kakak sayang ibu ya?" Ini juga manjur meredakan marahnya.

4. Ketika ikhsan lagi dalam kondisi ok dan tidak marah, saya selalu bilang," ibu seneng kalau kakak tidak marah, tidak mukul. Ibu seneng kalau kakak ceria dan bisa mainan. Ibu tambah sayang sama kakak."

5. seorang teman kantor saya menyarankan untuk selalu mendahulukan pemenuhan kebutuhan ikhsan. Semisal ikhsan mandi, makan, pake baju, tidur dan mainan. Pada awalnya memang saya sering mendahulukan memandikan ikhfan karena kebetulan pas sudah terlalu sore atau ikhfan sudah ngantuk pada jam mandi. Daripada ikhfan rewel, maka saya dahulukan memandikannya. Terus kadang ikhsan jadi marah dan pengen dimadikan dulu.
Sekarang saya mencoba saran teman saya ini. Saya selalu menawarkan kepada ikhsan siapa yang mau mandi dulu. Saya juga lebih banyak menemani ikhsan mainan, sementara ikhfan lebih banyak dipegang sama mbak-nya.Ketika ikhsan bangun tidur, saya juga langsung memeluknya dan saya bisikkan kata," ibu sayang kakak." Dan biasanya dia langsung tersenyum dan balas memeluk saya

Urusan memandikan anak-anak tidak terlalu repot kalau ada mas. Biasanya ikhsan selalu minta saya yang memandikan sementara ikhfan dimandikan mas. Si mbak di rumah belum berani memandikan ikhfan. Ternyata tips yang satu ini lumyan manjur mengatasi  tantrumt emper-nya ikhsan. Frekuensi marahnya menurun drastis dan hanya 1-2 kali saja dalam sehari, itu pun hanya sebentar.

mungkin ada teman-teman yang punya pengalaman yang sama seperti saya? share dunk...


Komentar

weather station mengatakan…
hihi caper sekali ya
Fitri3boys mengatakan…
sampai sekarang Fai masih cemburu jeng, cuman kadarnya dah mulai berkurang..saran temannya benar juga, dan ide bintangnya juga bagus banget deh
rahmi mengatakan…
kalo anakku cemburu sama komputer mak, baru aja maknya pegang mouse udah ngamuk dia, baru noleh dikit ke layar kompi langsung tereak, ya sutralah ngeblognya nunggu dia tidur :D
Elsa mengatakan…
wah repot juga ya mbak, kalo cemburunya berlarut larut gitu...

aku sih belom punya pengalaman, jadi ....aku menyimak aja deh
Lidya Fitrian mengatakan…
cemburu ya mas, semoga bisa cepat berubah ya
Nophi mengatakan…
aku sering liat anak-anak temanku seperti itu, dan yang sering dilakukan memang kayak saran temennya mbk,

putriku baru satu.. itu juga msh 1,5 bln.. mksh udah share semoga bisa bermanfaat buatku..
dey mengatakan…
saya gak punya pengalaman tentang ini, anakku cuma satu ..
Semoga aja tantrumnya mas Ikhsan cepat berlalu ya ...
Fitri3boys mengatakan…
samaan kayak Fai jeng...nti lama2 juga sayang adiknya kok
Keke Naima mengatakan…
Keke juga sempet mengalami masa2 cemburu berat mbak.. Tp terus aja di kasih tau.. Dan setelah adiknya mulai bisa di ajak main, lama2 mereka makin akur karena punya teman bermain..
Motik mengatakan…
hai mbak... udah lama ngga mampir kesini tau2 udah lahiran :)
Kyara juga mak sempet ada masa jealous sama adiknya. Tapi alhamdulillah ngga berlarut-larut, hanya sebulan pertama aja. Sete;ah adiknya bisa diajak main sampe sekarang malah kompak banget. Pokoke sayang abnget sama adiknya meski udah pada bisa berantem juga sih tertama kalo lagi rebutan baang hehe...
sabar ya mbak, smoga ikhsan nggak berlarut-lrut cemburunya :)

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…