Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

TIGA

hmm..ceita tentang angka TIGA dalam kehidupan saya, yang pertama saya adalah anak keTIGA dalam keluarga saya. Kedua orang tua saya menyematkan nama TRI pada nama saya, yang berarti TIGA. Itu menandakan saya adalah anak keTIGA.
Di keluarga saya mempunyai empat orang anak dan yang perempuan ada TIGA, saya dan kedua orang kakak perempuan saya. Berhubung kami berTIGA adalah perempuan, maka ibu saya sangat sering membelikan baju kembaran. Jarak usia yang hanya 2 tahunan benar-benar membuat kami seperti anak kembar TIGA.
Sekarang ketika kami semua sudah dewasa, kami berTIGA masih saja senang memakai baju kembaran seperti saat kami masih kecil. Walau tinggal di TIGA kota berbeda (semarang-yogya-solo) kami berTIGA selalu kompakan kalau lagi ketemu dan paling seneng kalau ada kesempatan pake baju kembaran hehe...
Lihat saja, senyum kami berTIGA yang merekah itu ;)

my old and new photos

saatnya majang foto jaman kecil saya.....

foto ini diambil di TMII sekitar tahun 1986. Disamping saya adalah adik laki-laki saya. Waktu itu kami sekeluarga diajak bapak-ibu liburan ke jakarta ke tempat om. Mumpung di jakarta, trus diajak om jalan-jalan ke TMII. Dasar sejak kecil sadar kamera dan seneng narsis, saya pasti "action" kalau difoto. Lihat saja senyum saya hehe...

jalan-jalan ke kemuning

postingan ini sudah lama ngendap di draft. Cerita tentang liburan keluarga akhir tahun 2012 kemarin. Tanggal 24-26 Desember kami sekeluarga besar yang terdiri dari eyang, mama rakhma  dari semarang, saya sekeluarga dari yogya dan pakdhe abi sekeluarga  dari solo minus om kelik di semarang bareng-bareng liburan ke kebun teh kemuning di daerah karanganyar solo. Si kecil ikhfan yang masih 5 bulan juga ga ketinggalan. Kami janjian untuk ketemu di solo-di rumah pakdhe abi- Berangkat dari yogya hari sabtu sore tgl 24 desember, dah ketebak bakalan kena macet dan ternyata benar. Perjalanan yogya-solo memakan waktu 4 jam. Niatan pengen makan malam di angkringan daerah klaten sambil menikmati segelas teh nasgitel ga kesampaian. Kita berhenti di angkringan itu jam 1/2 8an malem. Sholat maghrib sekalian jamak isya. ternyata nasi kucing-nya habis, tinggal 1 doang. Ya, akhirnya kita ngalah dan memberikan porsi nasi itu ke kakak ikhsan. tapi segelas teh nasgitel tetep bisa kita nikmati. Hmmm.... lu…