Langsung ke konten utama

jalan-jalan ke kemuning

postingan ini sudah lama ngendap di draft. Cerita tentang liburan keluarga akhir tahun 2012 kemarin. Tanggal 24-26 Desember kami sekeluarga besar yang terdiri dari eyang, mama rakhma  dari semarang, saya sekeluarga dari yogya dan pakdhe abi sekeluarga  dari solo minus om kelik di semarang bareng-bareng liburan ke kebun teh kemuning di daerah karanganyar solo.
Si kecil ikhfan yang masih 5 bulan juga ga ketinggalan. Kami janjian untuk ketemu di solo-di rumah pakdhe abi- Berangkat dari yogya hari sabtu sore tgl 24 desember, dah ketebak bakalan kena macet dan ternyata benar. Perjalanan yogya-solo memakan waktu 4 jam.
Niatan pengen makan malam di angkringan daerah klaten sambil menikmati segelas teh nasgitel ga kesampaian. Kita berhenti di angkringan itu jam 1/2 8an malem. Sholat maghrib sekalian jamak isya. ternyata nasi kucing-nya habis, tinggal 1 doang. Ya, akhirnya kita ngalah dan memberikan porsi nasi itu ke kakak ikhsan. tapi segelas teh nasgitel tetep bisa kita nikmati. Hmmm.... lumayan bisa menyegarkan badan ;)
sebelum sampai solo, saya udah pesen sama budhe umi untuk buatin kita makan malem, karena kita belum makan hehe...
Kita sampai solo jam 10 malem. Langsung disuguhi mie goreng hangat, lumayan untuk mengganjal perut. Selanjutnya kami langsung terkapar. Tidur.... Alhamdulillah ikhfan juga ga rewel, ketemu kendi langsung bisa bobok di samping saya.

 Hari minggu pagi, mama rakhma dari semarang datang. Menjelang siang, kami berangkat menuju karanganyar. Arah yang ditempuh menuju air terjun tawangmangu. Perjalanan 1 jam itu melewati perbukitan yang sejuk. Di kiri-kanan ditumbuhi pohon-pohon teh. Ga nyangka juga bisa nemukan kebun teh di daerah karanganyar ini. Dalam bayangan saya, perkebunan teh itu adanya ya di daerah jawa barat sana.

perkebunan teh kemuning

Bulan november, Pakdhe abi sudah booking vila di daerah kemuning. Takut ga dapet vila, jadi booking-nya jauh-jauh hari. Vila-nya ada di tengah-tengah desa kemuning.
Hujan yang turun dan hawa dingin langsung menyambut kedatangan kami. Brrr... benar-benar dingin. Jaket dan selimut tebal bener-bener perlengkapan yang ga boleh ketinggalan. Vila mungil ini terdiri dari 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu dan 1 ruang keluarga. Ternyata cukup untuk menampung pasukan kami yang terdiri dari 11 orang.

penampakan vila dari depan

dapur kecil yg cantik

Pak No, pemilik vila dengan ramah menyambut kedatangan kami. Ketela rebus dan talas rebus yang masih panas langsung disuguhkan kepada kami. Terlihat enak dan bisa mengusir hawa dingin. Tanpa dikomando, ketela dan talas langsung diserbu habis hehe.. (kayak orang kelaparan).
Menjelang malam, pakdhe abi dan budhe umi sudah mempersiapkan perlengkapan jagung bakar. Yup, acaranya adalah jagung bakaran.Dan pak No pun menemani kami dengan cerita tentang perkebunan teh yang ada di daerah kemuning itu.
Ternyata kebun teh itu sudah berumur lama, sejak jaman belanda. Menurut pak no, kebun teh itu dulunya adalah milik kraton Mangkunegaran. Dengan berlalu-nya waktu kepemilikan kebun teh terus berpindah tangan.
Penduduk desa kemuning banyak yang bekerja di perkebunan teh itu. Setiap subuh, truk pengangkut pekerja akan berangkat dari pabrik untuk membawa mereka ke atas perbukitan teh untuk memetik daun-daun teh. Sepanjang mata memandang, perbukitan di sana hanya ada pohon teh. Saya juga baru tahu kalau tanaman teh itu kayu-nya keras banget. Padahal kayaknya pendek-pendek tapi kalau kaki kita nyangkut kena dahannya bisa berdarah lho. Maklum umur tanaman-tanaman itu sudah puluhan tahun.  
 
kakak ikhsan lagi sibuk bakar jagung 

Keesokan paginya, sebelum jalan-jalan ke kebun teh, kita nyempatin bikin tenda buat anak-anak. Wah, kakak ikhsan seneng banget, secara belum pernah dibikinin tenda sama ibu-bapakna hehe...

 mejeng dulu di depan tenda
Selanjutnya jalan-jalan ke kebun teh. Ini dia foto-foto kami di sana...
  
ikhsan dan mas hayyun (anak budhe umi)
benar-benar berasa di kebun teh

ada arena atv yang offroad

cheeerr......senyum semua

family photo

Komentar

Fitri3boys mengatakan…
asiknya liburannya ya..lapar mulu kalo ditempat yg dingin ya.
entik mengatakan…
@mba fitri: iya ni, bawaannya emang laper jadi kalau ada makanan pasti langasung tandas diserbu hehe...
Lidya Fitrian mengatakan…
asyik bisa pasang tenda segala ya
Get2i Area mengatakan…
waaaah menyenangkan sekali main main di kebun teh yaa

Salam Kenal mama nya Ikhfan...
Jombang City Guide mengatakan…
sayang sekali di jombang gak ada perkebunan teh
yang ada cengkeh
Nittanittu mengatakan…
itu masih ada kontaknya apa nggak ?

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…