Langsung ke konten utama

my old and new photos

saatnya majang foto jaman kecil saya.....

foto ini diambil di TMII sekitar tahun 1986. Disamping saya adalah adik laki-laki saya. Waktu itu kami sekeluarga diajak bapak-ibu liburan ke jakarta ke tempat om. Mumpung di jakarta, trus diajak om jalan-jalan ke TMII. Dasar sejak kecil sadar kamera dan seneng narsis, saya pasti "action" kalau difoto. Lihat saja senyum saya hehe...



nah, kalau foto ini diambil tahun 2012 lalu di mall amplaz yogya. Waktu itu lagi hamil ikhfan 5 bulan. Walau hamil tetep aja seneng nge-mall. Dan tetep aja seneng bergaya kalau di foto. wkwkwk.....

saya majang foto lama dan baru ini, gara-gara pengen ngeramein GA-nya bunda Yati.
Saya salut dewh sama bunda Yati, walau usianya sudah berkepala 7 tapi bisa tetep eksis ngeblog. Padahal beliau seusia bapak saya. kalau bapak saya belum "ngeh" dengan yang namanya internet dan dunia perbloggeran. Aktivitas bapak cukup baca koran dan buku, sambil momong cucu (maksudnya anak-anak saya hehe..)
Ah, jadi, saya bener-bener kagum sama bunda Yati yang tetep belajar tentang apa pun di usianya yang sudah senja.

Foto dan tulisan diikut-sertakan pada GiveAway - Pertamaku untuk Ultah Blog MISCELLANEOUS



Komentar

Lidya Fitrian mengatakan…
hamil gak hamil kebanyakan perempuan suka ngemol ya mbak :)
Elsa mengatakan…
Bunda Yati keren ya Mbak
semoga kelak kita bisa sesehat beliau ketika udah kepala tujug
entik mengatakan…
@mba lidya: iya ya mba? tetep pengen ngider ajah bawaanya

@jeng elsa: ho o ya? bunda yati emang keren abis euy...
bundayati.com mengatakan…
entik, seneng deh banyak blogger yang sama hobbynya sama bunda. Apa coba? Itu yang judulnya NARSIS. Lebih heboh lagi anak-anak sekarang nyebutnya BANCI FOTO, qiqiqiqii.... Link sudah bunda catat lebih dahulu sebelum ke TKP. Makasih partisipasinya ya.
entik mengatakan…
@bunda yati: wah senenng bunda yati sudah hadir hehe...
SunDhe mengatakan…
Poto waktu kecilnya kayanya lagi senang banget yah! tawanya lepas :D
*salam kenal sebelumnya mba*
Fitri3boys mengatakan…
he he ngemall mah kudu ya..dari kecil dah narsis ya jeng...

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…