Langsung ke konten utama

ikhfan 11 bulan


Saya merasakan waktu benar-benar cepat berlalu. Sepertinya baru kemaren hoek-hoek muntah, mual sampai dehidrasi. Eh, ternyata sekarang ikhfan sudah genap 11 bulan. Dari bayi yang lahir 3,4 kg dengan biliirubin tinggi dan harus menjalani sesi fototerapi selama 24 jam, kini saya melihat ikhfan tumbuh sehat dan menggemaskan.
Perkembangan yang bisa saya catat:
*berat badan 10kg
*tetap minum ASI tanpa susu formula
* makan nasi tim homemade ala ibu
*buah favoritnya pepaya, jeruk, melon, alpukat dan mangga
*mulai melangkahkan kaki 2-3 langkah, tanpa pegangan
*suka banget bikin berantakan rumah dengan nyebar-nyebar mainan ke seantero rumah
*selalu ikutan berteriak kalau kakak ikhsan berteriak
*rambutnya belum tumbuh banyak, jadi kliatan gundul kalau dari jauh hehe... padahal dah "ditreatment" macem2, mulai dari sering digundul, dikasi hair lotion, dikasi daun dadap serep.., tapi rambutnya masih belum lebat.


*seneng banget gangguin kakak ikhsan maenan
*seneng ikutan telpon dengan menempelkan tangan di telinga kayak orang telpon 



Komentar

Fitri3boys mengatakan…
Ikhfan montok banget ya, sama beratnya sama raffa.
Nophi mengatakan…
wah hebat dek ikhfan..

brarti masih asip mbak?? semangat :D
Isma Kazee mengatakan…
waaah ikhfan sudah gede ya, badannya kelihatan kuat dan sehat. ayo main2 sama kak atha ...
Lidya Fitrian mengatakan…
sebulan lagi ihkfan uang tahun ya
keke naima mengatakan…
semoga sehat terus, ya, dd Ikhfan :)

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…