Langsung ke konten utama

mejeng di nakita

saya adalah pelanggan setia tabloid nakita sejak ikhsan lahir. Jadi kira-kira sudah hampir 6 tahunan saya berlangganan nakita. Maklum, saya butuh referensi tentang pengasuhan anak karena ibu saya sudah tidak ada, jadi ga bisa jadi tempat bertanya tentang bayi dan anak. Saya juga senang lihat foto-foto bayi yang dimuat di sana. Sering berandai-andai foto ikhsan-ikhfan ada yang dimuat, tapi ya belum ada yang dimuat hehe..

Tapi saya tetep mengirim email ke nakita untuk rubrik-rubrik yang bisa memuat foto #dasar ibu narsis#, dengan harapan bisa dimuat. #sepertinya virus "narsis" masih terus menghinggapi saya#
Eh, akhirnya dimuat juga tulisan plus foto saya bareng ikhsan-ikhfan hehe... Ga sia-sia kirim banyak email ke nakita karena pada akhirnya bisa mejeng juga di nakita.

Seneng aja bisa liat foto sendiri di tabloid nakita yang terbit pas di hari ulang tahun saya ini. Makasih ya Nakita dah jadi kado ultah yang menarik buat saya ;)

ini dia, foto "narsis" bertiga yang dimuat hehe...



Komentar

dey mengatakan…
jadi kado terindah dong .. selamat mbak ..
Fitri3boys mengatakan…
Ass Jeng, hadiah istimewa banget ya dihari Ultahnya, happy MIlad ya..Psst, samaan ya kita ultahnya..
Elsa mengatakan…
wuuuih kereeennn bisa mejeng di tabloid
beruntungnyaaa....

selamat ya Mbaaaakkkk
Nophi mengatakan…
senang ya...
aku juga suka mbak, walau ga berlangganan tapi sering beli, dan virus narsis itu memang sedang merebak dikalangan emak-emak hehehe
Keke Naima mengatakan…
selamat, Mbak. 'Met ultah juga. Wkt anak2 masih bayi sy juga langganan Nakita. Membantu banget :)

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnan

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita. Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance . Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “ have fun ” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alha

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog. Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname. Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman , semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan. Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang pad