Selasa, 15 Juli 2014

foto keluarga


Apakah teman-teman blogger pernah membuat foto keluarga?
Pasti sebagian besar jawabannya pernah. Saya juga pernah dan tidak hanya sekali. Kalau saya ditanya apa alasan saya membuat foto keluarga karena saya ingin mendokumentasikan moment keluarga. Setiap kali saya melihat foto keluarga yang telah dibuat, rasanya seneng saja. 

Jaman sekarang ketika era digital benar-benar membanjiri kita, urusan berfoto dan bernarsis menjadi sesuatu yang sangat mudah dan menyenangkan. Mengambil foto tidak harus memakai kamera digital tapi dapat menggunakan hape, kita bisa mengambil foto kapan pun dan dimana pun. Apalagi sekarang kamera hape sangat mengakomodir kebutuhan berfoto sendiri alias foto selfie.
Nah, sekarang bisa disurvei.. pengguna hape pasti mempunyai file foto lebih dari 20 file hasil jepret-jepret dengan kamera hape.

Balik ke foto keluarga. Sebagian besar foto keluarga yang saya buat di studio foto. Ga tau ya, rasanya mantep aja kalau foto di studio dan kita diarahkan gayanya oleh fotografer. Pertama kali membuat foto keluarga, ketika saya berumur sekitar 8 tahun. Saya, kakak dan adik diajak ibu ke studio foto dan dijepret-jepret. Jaman dulu kalau difoto gayanya masih rada formal dan kaku gitu. Setelah itu fotonya dicetak ukuran gede dan dipigura. Dulu, ibu saya senang sekali memasang pigura foto di dinding. Tidak hanya foto keluarga, tapi juga foto wisuda anak-anaknya. Jadi di dinding ruang tamu keluarga kami, terpasang foto-foto wisuda sarjana kami.

Sekarang setelah saya menikah, saya pun mulai senang memasang pigura foto di dinding ruang keluarga rumah saya. Foto-foto itu  menggambarkan perjalanan kehidupan keluarga kecil kami. Perjalanan kehidupan kami yang awalnya hanya terdiri dari saya dan mas, kemudian di tahun kedua hadir kakak ikhsan. Sampai sekarang di tahun ke sembilan anggota keluarga kami bertambah dengan hadirnya adek ikhfan.

Menurut saya setiap moment memang sebaiknya diabadikan, walau tidak setiap file foto akhirnya dicetak dan dipajang di dinding. Saya senang mengabadikan setiap moment yang saya lewati. Entah foto itu saya share ke media sosial atau hanya untuk dilihat sendiri saja. Karena pada setiap foto pasti ada cerita di belakangnya. Saya juga ingin kakak ikhsan dan adek ikhfan bisa melihat perjalanan kehidupan mereka melalui foto yang ada di dinding rumah mereka. Dengan harapan mereka bisa merangkai cerita-cerita tentang foto-foto itu dan menyimpan kenangan bahagia di hati mereka tentang keluarga.

Bagaimana dengan teman-teman? Apakah punya cerita tentang foto keluarga?

ini beberapa foto keluarga yang pernah saya buat.

note: foto ini diambil tahun 2008 di calista studio, ketika ikhsan berusia 2 tahun


note: foto diambil di kebun teh kemuning bulan desember 2012


note: foto ini dibuat bulan mei 2014 kemaren di kanaya studio, ketika ikhsan berumur 7 th dan ikhfan berumur 1 th 10 bulan.


note: foto ini juga diambil di kanaya studio (ikhsan 7th & ikhfan 1 th 10 bl)

note: ini foto keluarga besar saya yang diambil tahun 2011 di sampurna studio 
(adek ikhfan belum lahir, jadi ga kliatan di foto ;)

5 komentar:

fitri anita mengatakan...

wah bagus2 ya fotonya..belum pernah samsek buat foto keluarga distudio foto deh...

Nophi mengatakan...

Aku juga suka bikin foto keluarga mbak hehe. Ada beberapa yang dipajang juga. Kalau waktu kecil foto keluarga pas moment tertentu seperti saat wisuda, atau ada kerabat yang hajatan hehehe.

Fotonya bagusss :)

Keke Naima mengatakan...

Seingat saya, baru 2 kali bikin foto keluarga :D

Rohmad Nur Hidayat mengatakan...

Haduh, kenapa aku malah jadi galau ya. Pengen foto keluarga tapi hidup sendiri.

Lusi T mengatakan...

Biasanya kalau ada acara keluarga, jadi sekalian dandannya :))