Langsung ke konten utama

ngedate bareng ikhsan-ikhfan

Kalau liat anak cewek lewat di depan saya rasanya penge..een juga punya anak cewek. Membayangkan lucu kalau didandanin macam-macam dan kalau dah agak gedean bisa diajak jalan bareng. Hehe..., itu di angan-angan. Tapi anugerah Allah memang sama nikmatnya. Punya dua anak laki-laki ternyata "klik" ajah saya ajak jalan atau ngedate.
Beberapa kali saya memang jalan hanya dengan ikhsan-ikhfan minus bapaknya karena seringnya di waktu weekend mas sedang tugas keluar kota, jadi di rumah hanya ada kami bertiga.
Kalau udah hari sabtu, emang bawaannya gatel pengen jalan-jalan. Apalagi si kakak ikhsan, baru jumat malem saja sudah ribut ngerancang besok sabtu-minggu mau jalan-jalan kemana?

Saya sih seneng-seneng aja :). Apalagi adek ikhfan dah agak gedean jadi dah ga terlalu repot diajak jalan-jalan tanpa asisten.
Tujuan jalan-jalan saya sama anak-anak, memang ga jauh-jauh dari rumah, masih area jogja dan mencoba berbagi moda transportasi yang ada. Kadang saya ajak ikhsan ikhfan naek bus transjogja, becak, taksi, mobil sendiri dan kadang juga naek motor bertiga. Tergantung kita mau kemana. Biasanya saya bikin kesepakatan sama kakak ikhsan, kita mau jalan kemana dan mau naek apa. Jadi konsekuensinya dari "deal" itu harus ditanggung bersama. Kalau adik ikhfan sih ngikut aja.

Acara ngedate bertiga bareng anak-anak, bener-bener saya rasakan manfaatnya. Kami jadi lebih kompak dan anak-anak ternyata kalau dihadapkan pada situasi yang "memaksa" mereka harus mandiri dalam artian melakukan kebutuhan mereka sendiri ternyata mereka mampu. Beberapa kali adik ikhfan bersedia makan  sendiri di restoran dan kakak ikhsan juga mau diminta membantu membawa barang-barang kebutuhan adiknya plus jagain adiknya kalau saya lagi repot mbayar ini-itu di tempat tujuan jalan-jalan.
Ternyata anak-anak kalau diberi kepercayaan, mereka senang karena mereka dianggap "ada" dan merasa dibutuhkan. Saya pun merasa senang karena dengan mengajak mereka ngedate, ternyata ikhsan-ikhfan sudah mulai bisa belajar memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
Jadi, bagi saya ngajak jalan anak-anak tanpa asisten memang perlu, untuk memberi keseimbangan psikologis bagi mereka karena kalau di rumah masih banyak kebutuhan mereka yang selalu "terlayani" oleh saya atau asisten saya di rumah. Selain itu saya bisa lebih dekat dengan mereka karena jumlah waktu yang saya habiskan di rumah untuk bekerja terkadang menyita waktu saya bersama mereka.

Tidak bisa saya pungkiri bahwa keberadaan asisten di rumah selain membantu saya mengerjakan pekerjaan di rumah, ternyata membuat anak-anak jadi sering minta diambilin ini-itu oleh asisten saya padahal mereka sebenarnya bisa melakukan sendiri. Jadi bagi saya, acara ngedate bertiga bisa jadi semacam treatment bagi ikhsan-ikhfan untuk belajar mandiri dan berinteraksi lebih dekat dengan saya sebagai ibu mereka.

Rencana ke depan, saya juga ingin ikhsan-ikhfan ngedate bertiga hanya dengan bapaknya. Hanya saja sekarang waktunya yang susah, karena si bapak lagi sering tugas keluar kota. Menurut saya itu sangat perlu supaya ikhsan-ikhfan bisa merasakan arti kedekatan dengan bapaknya karena secara kuantitaas mereka sering sekali ditinggal bapaknya keluar kota. Walau dalam waktu dekat ini belum terealisir tapi tetap dalam rencana.

Dan di postingan kali ini, saya mau masang foto-foto acara ngedate kami bertiga aja ;)

#taman pintar jogja-lokasi di tengah kota yogyakarta
kami sepakat naek bus transjoga sampai jl. malioboro lanjut naek becak sampai taman pintar.
main air dan masuk gedung oval.

 di dalam bus transjogja &; kakak ikhsan memeluk tas isi perbekalan adek ikhfan

 maen aer di playground taman pintar

ini muka-muka anak capek setelah maen di playground taman pintar :)

#candi gebang condongcatur-lokasi  di daerah condongcatur (dekat rumah eyang)
Karena lokasinya dekat dari rumah eyang, kami bertiga sepakat naek motor aja. Hanya butuh 15 menit sampai lokasi.

akhirnya sampai juga di candi gebang


ini view candi gebang yang unik karena tidak ada tangga masuk ke candinya.
menurut keterangan yang ada, dulu diperkirakan tangga masuknya terbuat dari kayu, jadi ketika ditemukan tangga kayunya sudah lapuk dan tidak bersisa.


poto bertiga dulu
 
#jalan-jalan di sunmor UGM. Sunmor di area lembah UGM diadakan setiap minggu pagi, memang jadi alternatif jalan-jalan yang murah meriah. Cukup 15 menit dengan naek motor bertiga dari rumah eyang kita dah sampai are sunmor (pasar tiban) di lembah UGM. Diawali jalan-jalan liat barang yang dijual trus lari-larian di area parkir lembah dan ditutup dengan makan lontong opor. Hmmm yummy deh ...



udara lembah UGM yang seger karena masih banyak pohon-pohon gede

#nonton Kungfupanda 3
Saya belum pernah ngajak ikhsan-ikhfan nonton film di bioskop. Nah kemaren waktu Kungfu panda 3 mulai tayang, saya langsung menawarkan kepada ikhsan untuk coba nonton di bioskop. Tawaran saya langsung disambut semangat yang menggebu-nggebu dari Ikhsan.
Akhirnya saya dan ikhsan-ikhfan nonton di CGV Blitz. Seru karena walau adek ikhfan baru pertama kali diajak ke bioskop, sama sekali ga rewel dan menikmati film dari awal sampai akhir.

 ikhfan-ikhsan duduk manis nonton kunfu panda 3

puas...nonton kungfu panda 3 bertiga

gimana dengan cerita teman-teman meluangkan waktu dengan anak-anak? share dunk
 

Komentar

Fitri3boys mengatakan…
asik bgt ya ngedate sama 2 cowok ganteng,,,,,
entik mengatakan…
hehe...iya mba ternyata anak-anak cowok asyik juga diajak jalan ;)
Rotun DF mengatakan…
Wuaaahh..asyik banget. Saya jarang, bahkan belum pernah deh kayaknya jalan bertiga sama Wafa Ayyas. Mesti barengan ayahnya, hihi. Mungkin nanti kalau udah gedean ya mereka ;D
Lidya Fitrian mengatakan…
wah asyik ya pad ajalan-jalan/ Disana banyak temapt wisata ya mbak
entik mengatakan…
iya di jogja banyak destinasi jalan-jalan. Tinggal pillih ajah..

Postingan populer dari blog ini

Hidangan Khas Lebaran: Tape Ketan dan Emping Melinjo

Di Yogyakarta ada makanan khas yang hadir pada setiap lebaran. Namanya tape ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimakan bersama emping melinjo. Saat ini tidak semua keluarga menyajikan makanan tradisional ini. Sewaktu saya kecil, hampir semua rumah di desa pasti menyajikan tape ketan dan emping melinjo sebagai makanan spesial. Berhubung saya tinggal di perumahan, jadi saya menanti-nanti saat Bapak mengajak ujung (silaturahmi) ke tempat saudara-saudaranya di daerah Sleman supaya dapat makan tape ketan dan emping melinjo. Rasa asam manis tape ketan dan rasa pahit emping melinjo berpadu sempurna di lidah saya. Emping melinjo ini berfungsi sebagai sendok untuk makan tape ketan berbungkus daun pisang ini. Tidak cukup satu bungkus tape ketan untuk memuaskan lidah saya.  Waktu itu, hampir semua rumah menyajikan tape ketan dan emping melinjo, sehingga saya bisa membandingkan rasa tape ketan di rumah yang satu dengan rumah yang lain. Ada tape ketan yang sempurna dalam artian warnanya …

instropeksi diri

lama banget ga apdet blog.. hampir sebulan ini ga buka blog.
Ngilang karena akhir bulan oktober kemaren saya harus opname di RS karena kena typus. Sempat ga percaya juga, tapi ternyata bakteri salmonela sudah bersarang di usus saya. Banyak teman bertanya ke saya, kok bisa kena typus?? secara saya memang jarang banget sakit, eh sekalinya sakit langsung opname.
Awal mulanya adalah karena aktivitas saya yang sangat padat dan saya kurang bisa memanajemen waktu sehingga kurang istirahat. Waktu itu memang kerjaan kantor lumayan padat ditambah lagi mas super duper sibuk dan tugas keluar kota terus. Anak-anak juga maunya saya yang antar jemput sekolah. niat hati pengen jadi super woman, semua dilakukan sendiri tapi ternyata memang saya butuh bantuan orang lain untuk berbagi pekerjaan.

Karena disibukkan dengan aktivitas, pola makan saya jadi ga teratur. Kadang pagi ga sempat sarapan dan siangnya males makan. Ternyata selama hampir sebulan dengan pola makan yang kacau dan aktivitas yang padat, …

perencanaan keuangan keluarga (part 1)

Membicarakan masalah uang akan selalu menjadi topik bahasan yang menarik terutama bagi emak-emak yang notabene adalah “manajer keuangan” keluarga. Menyeimbangkan antara penghasilan dan pengeluaran pada kenyataannya bukanlah semudah membalik telapak tangan. Jumlah penghasilan yang cenderung tetap, terkadang harus berpacu dengan jumlah pengeluaran yang cenderung bertambah. Dan pada akhir cerita, ada yang berakhir dengan berhutang untuk menutup kekurangan tersebut. Padahal kita semua tahu, hutang adalah tambahan beban keuangan bagi kita.
Sekolah khusus untuk mendapatkan ilmu merencanakan dan mengelola keuangan keluarga memang tidak ada, jadi kita musti pandai-pandai mencari informasi seputar itu. Saya sendiri baru akhir-akhir ini saja mulai “ngeh” dengan urusan family finance. Sejak masih single dan mempunyai penghasilan sendiri, saya tidak mempunyai planning keuangan. Kala itu uang gajian sebagaian besar saya gunakan untuk “have fun” saja dan jika ada sisa baru saya tabung. Alhasil tidak…